Sir Alex: Selamat untuk Chelsea dan Ancelotti

| Sunday, May 9, 2010
Manchester – Meski gagal meraih gelar Liga Primer, Sir Alex Ferguson tetap memuji perjuangan anak asuhnya. Ferguson pun mengucapkan selamat kepada Chelsea.

Sir Alex mengaku anak asuhnya saat berharap kepada Wigan Athletic, yang bertandang ke Stamford Bridge, Minggu (9/5), menghadapi Chelsea. Namun, Ferguson yakin dirinya sudah berakhir setelah Wigan harus bermain dengan 10 pemain karena Gary Cadwell dikartumerah.

“Selalu sulit bagi Wigan untuk mendapatkan sesuatu. Ketika kami (MU) mendengar mereka (Wigan) tinggal 10 pemain, semua harapan kami berakhir. Saya tidak akan membicarakan di mana kesalahan kami,” ujar Ferguson seperti yang dilansir SunSport.

“Anda bisa membicarakan banyak hal, dan keputusan di Stamford Bridge sangat buruk hingga merubah sebelumnya. Anda tidak bisa mengatasi hal seperti ini, Anda kadang membutuhkan keberuntungan, di suatu kesempat lainnya itu tidak penting.”

“Liga Champions adalah kekecewaan terbesar. Kami seharusnya berada di final. Tapi, kami mengucapkan selamat kepada Chelsea dan saya ingin ucapkan selamat untuk Carlo Ancelotti. Kami tahu betapa beratnya memenangkan liga.”

READ MORE - Sir Alex: Selamat untuk Chelsea dan Ancelotti

Lampard Bantah Konflik dengan Drogba

|
London – Frank Lampard mengaku tidak memiliki masalah dengan Didier Drogba setelah kedua adu argumen memperebutkan tendangan penalti saat Chelsea mengalahkan Wigan Athletic 8-0.

Argumen tersebut terjadi ketika Chelsea mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-32 di Stamford Bridge, Minggu (9/5). Lampard, yang menjadi spesialis penalti Chelsea, bersiap untuk melakukan penalti dengan mengambil bola.

Namun, Lampard sempat mendapat hambatan dari Drogba, yang juga ingin mengambil penalti tersebut untuk memastikan gelar top skorer musim ini. Pada akhirnya Lampard yang mengambil penalti tersebut.

Drogba pun akhirnya berhasil mencetak hatrik pada pertandingan ini dan menjadi top skorer dengan 29 gol.

Usai pertandingan Lampard mengaku mengerti dengan tindakan Drogba. Meski sempat menggambarkan Drogba sebagai ‘bayi tua’, Lampard menilai Drogba pantas mendapat gelar top skorer.

“Itu bukan suatu masalah. Itu terjadi karena dia (Drogba) lapar akan gol, tapi saya yang selalu mengambil penalti sepanjang musim dan saya ingin mencetak gol dan menjadikan kedudukan menjadi 2-0,” ujar Lampard seperti yang dilansir Sky Sports.

“Setelah itu, ketika pertandingan aman, saya lebih bahagia untuk Dider untuk melaju dan memenangkan Sepatu Emas, kita adalah tim dan dia melakukannya. Dia pantas menjadi top skorer.”

READ MORE - Lampard Bantah Konflik dengan Drogba

Roberto Mancini Takut Ditolak Torres

|
Roberto Mancini mengaku takut kehilangan muka di depan Fernando Torres setelah Manchester City gagal finis di urutan empat atau masuk Liga Champions musim depan.

Musim kompetisi Liga Primer 2009/10 sudah berakhir. Chelsea sedang terlarut dalam euforia atas keberhasilan menjadi kampiun usai membantai Wigan Athletic 8-0 tadi malam. Mancini yang tiba di Eastland Desember tahun lalu bertekad membawa Man City manggung di kompetisi tertinggi antar klub eropa tersebut namun gagal karena tangan dingin Harry Redknapp membawa Tottenham Hotspur merampas tiketnya.

Mantan pelatih Inter Milan ini merasa kegagalan masuk empat besar berdampak pada minat penyerang Liverpool asal Spanyol tersebut. Pasalnya, Mancini sangat mendambakan seorang Torres mengisi barisan depannya.

Seperti dilansir The Sun, Man City baru saja mengajukan penawaran 45 juta Pound untuk menggaet mantan striker Atletico Mandrid ini namun sepertinya proposal penawaran itu bakal dikembalikan dalam keadaan utuh karena El Nino tak tertarik berkostum biru langit.

Selain itu, pemilik baru The Reds Martin Broughton juga telah menyampaikan bahwa dua bintangnya tak akan dijual meski klubnya sangat membutuhkan dana untuk membayar hutang. Dua pemain yang dimaksud tadi selain Torres tentu saja kapten Steven Gerrard.

“Kami tak bisa menarik perhatian pemain top, seperti Torres? bisa jadi iya, saya tak tahu, tapi saya harap tidak,” kata Mancini.

“Jika saja kami sukses masuk empat besar, pasti akan memudahkan kami melakukannya. Situasinya sekarang berubah. Para pemain top seperti Torres pasti ingin bermain di Liga Champions bukan Liga Europa,” lanjutnya.

“Tapi paling tidak masih ada beberapa pemain di benua ini yang mau bermain untuk Manchester City musim depan. Meski kami tak masuk Liga Champions, kami harus berusaha meraih gelar di kompetisi lain dan menjadi anggota big four,” papar Mancini.

Terkait masa depan penyerang Craig Bellamy yang kerap bersitegang dengannya, pria asal Italia ini mengatakan bahwa pemian tim nasional Wales tersebut tak akan hengkang meski beredar kabar Tottenham bakal menjarahnya dengan umpan bermain di Liga Champions tentunya.

Kemarin, ketika Man City ditahan imbang West Ham di Upton Park dalam laga terakhir, Bellamy tak terlihat batang hidungnya. Terkait hal ini Mancini mengklaim absennya pemain bengal tersebut bukan karena konflik seperti yang orang pikir.

“Dia punya masalah angkel setelah melawan Tottenham dan terpaksa tak bisa turun di pertandingan terakhir. Apakah saya setuju musim depan Bellamy tetap bermain bersama Man City? Tentu saja, saya pikir dia pun mau,” papar Mancini.

Selain itu, Mancini juga mengaku puas dengan kinerjanya selama enam bulan di Manchester City.

“Setengah musim pertama saya? Bukan hal mudah ketika saya datang. Tak akan gampang bergabung dengan suatu klub di tengah musim. Tapi kami mengalami perubahan. Kami dalam posisi bagus, lima besar. Kami mencoba masuk zona Champions dan gagal. Tapi finis di posisi lima lebih baik ketimbang enam,” tutupnya.

READ MORE - Roberto Mancini Takut Ditolak Torres