Sir Alex: Selamat untuk Chelsea dan Ancelotti

| Sunday, May 9, 2010
Manchester – Meski gagal meraih gelar Liga Primer, Sir Alex Ferguson tetap memuji perjuangan anak asuhnya. Ferguson pun mengucapkan selamat kepada Chelsea.

Sir Alex mengaku anak asuhnya saat berharap kepada Wigan Athletic, yang bertandang ke Stamford Bridge, Minggu (9/5), menghadapi Chelsea. Namun, Ferguson yakin dirinya sudah berakhir setelah Wigan harus bermain dengan 10 pemain karena Gary Cadwell dikartumerah.

“Selalu sulit bagi Wigan untuk mendapatkan sesuatu. Ketika kami (MU) mendengar mereka (Wigan) tinggal 10 pemain, semua harapan kami berakhir. Saya tidak akan membicarakan di mana kesalahan kami,” ujar Ferguson seperti yang dilansir SunSport.

“Anda bisa membicarakan banyak hal, dan keputusan di Stamford Bridge sangat buruk hingga merubah sebelumnya. Anda tidak bisa mengatasi hal seperti ini, Anda kadang membutuhkan keberuntungan, di suatu kesempat lainnya itu tidak penting.”

“Liga Champions adalah kekecewaan terbesar. Kami seharusnya berada di final. Tapi, kami mengucapkan selamat kepada Chelsea dan saya ingin ucapkan selamat untuk Carlo Ancelotti. Kami tahu betapa beratnya memenangkan liga.”

READ MORE - Sir Alex: Selamat untuk Chelsea dan Ancelotti

Lampard Bantah Konflik dengan Drogba

|
London – Frank Lampard mengaku tidak memiliki masalah dengan Didier Drogba setelah kedua adu argumen memperebutkan tendangan penalti saat Chelsea mengalahkan Wigan Athletic 8-0.

Argumen tersebut terjadi ketika Chelsea mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-32 di Stamford Bridge, Minggu (9/5). Lampard, yang menjadi spesialis penalti Chelsea, bersiap untuk melakukan penalti dengan mengambil bola.

Namun, Lampard sempat mendapat hambatan dari Drogba, yang juga ingin mengambil penalti tersebut untuk memastikan gelar top skorer musim ini. Pada akhirnya Lampard yang mengambil penalti tersebut.

Drogba pun akhirnya berhasil mencetak hatrik pada pertandingan ini dan menjadi top skorer dengan 29 gol.

Usai pertandingan Lampard mengaku mengerti dengan tindakan Drogba. Meski sempat menggambarkan Drogba sebagai ‘bayi tua’, Lampard menilai Drogba pantas mendapat gelar top skorer.

“Itu bukan suatu masalah. Itu terjadi karena dia (Drogba) lapar akan gol, tapi saya yang selalu mengambil penalti sepanjang musim dan saya ingin mencetak gol dan menjadikan kedudukan menjadi 2-0,” ujar Lampard seperti yang dilansir Sky Sports.

“Setelah itu, ketika pertandingan aman, saya lebih bahagia untuk Dider untuk melaju dan memenangkan Sepatu Emas, kita adalah tim dan dia melakukannya. Dia pantas menjadi top skorer.”

READ MORE - Lampard Bantah Konflik dengan Drogba

Roberto Mancini Takut Ditolak Torres

|
Roberto Mancini mengaku takut kehilangan muka di depan Fernando Torres setelah Manchester City gagal finis di urutan empat atau masuk Liga Champions musim depan.

Musim kompetisi Liga Primer 2009/10 sudah berakhir. Chelsea sedang terlarut dalam euforia atas keberhasilan menjadi kampiun usai membantai Wigan Athletic 8-0 tadi malam. Mancini yang tiba di Eastland Desember tahun lalu bertekad membawa Man City manggung di kompetisi tertinggi antar klub eropa tersebut namun gagal karena tangan dingin Harry Redknapp membawa Tottenham Hotspur merampas tiketnya.

Mantan pelatih Inter Milan ini merasa kegagalan masuk empat besar berdampak pada minat penyerang Liverpool asal Spanyol tersebut. Pasalnya, Mancini sangat mendambakan seorang Torres mengisi barisan depannya.

Seperti dilansir The Sun, Man City baru saja mengajukan penawaran 45 juta Pound untuk menggaet mantan striker Atletico Mandrid ini namun sepertinya proposal penawaran itu bakal dikembalikan dalam keadaan utuh karena El Nino tak tertarik berkostum biru langit.

Selain itu, pemilik baru The Reds Martin Broughton juga telah menyampaikan bahwa dua bintangnya tak akan dijual meski klubnya sangat membutuhkan dana untuk membayar hutang. Dua pemain yang dimaksud tadi selain Torres tentu saja kapten Steven Gerrard.

“Kami tak bisa menarik perhatian pemain top, seperti Torres? bisa jadi iya, saya tak tahu, tapi saya harap tidak,” kata Mancini.

“Jika saja kami sukses masuk empat besar, pasti akan memudahkan kami melakukannya. Situasinya sekarang berubah. Para pemain top seperti Torres pasti ingin bermain di Liga Champions bukan Liga Europa,” lanjutnya.

“Tapi paling tidak masih ada beberapa pemain di benua ini yang mau bermain untuk Manchester City musim depan. Meski kami tak masuk Liga Champions, kami harus berusaha meraih gelar di kompetisi lain dan menjadi anggota big four,” papar Mancini.

Terkait masa depan penyerang Craig Bellamy yang kerap bersitegang dengannya, pria asal Italia ini mengatakan bahwa pemian tim nasional Wales tersebut tak akan hengkang meski beredar kabar Tottenham bakal menjarahnya dengan umpan bermain di Liga Champions tentunya.

Kemarin, ketika Man City ditahan imbang West Ham di Upton Park dalam laga terakhir, Bellamy tak terlihat batang hidungnya. Terkait hal ini Mancini mengklaim absennya pemain bengal tersebut bukan karena konflik seperti yang orang pikir.

“Dia punya masalah angkel setelah melawan Tottenham dan terpaksa tak bisa turun di pertandingan terakhir. Apakah saya setuju musim depan Bellamy tetap bermain bersama Man City? Tentu saja, saya pikir dia pun mau,” papar Mancini.

Selain itu, Mancini juga mengaku puas dengan kinerjanya selama enam bulan di Manchester City.

“Setengah musim pertama saya? Bukan hal mudah ketika saya datang. Tak akan gampang bergabung dengan suatu klub di tengah musim. Tapi kami mengalami perubahan. Kami dalam posisi bagus, lima besar. Kami mencoba masuk zona Champions dan gagal. Tapi finis di posisi lima lebih baik ketimbang enam,” tutupnya.

READ MORE - Roberto Mancini Takut Ditolak Torres

Gelar Topskorer Liga Primer Kedua Drogba

|
Didier Drogba menyumbang tiga gol dalam kemenangan 8-0 Chelsea di laga penutup musim 2009-2010. Si penyerang Pantai Gading pun resmi jadi topskorer musim ini.

Menghadapi Wigan, Minggu (9/5/2010), Drogba mengukir tiga gol masing-masing pada menit 63, 68 (penalti) dan kemudian 80. Tambahan tiga gol itu membawa torehan gol Drogba jadi 29 gol, jauh melebihi 26 gol yang dibuat pesaing terdekatnya, Wayne Rooney.

Untuk Drogba, 29 gol dalam semusim di liga adalah capaian terbaiknya baik saat di Chelsea maupun di sepanjang karirnya. Sebelum ini, Drogba juga sudah pernah jadi topskorer di Liga Primer Inggris dengan membuat 20 gol untuk Chelsea pada musim 2006–2007.

Daftar Topskorer Liga Primer Inggris:

Musim-Nama (klub)

1992–93 Teddy Sheringham (Nottingham Forest/Tottenham Hotspur) 22
1993–94 Andrew Cole (Newcastle United) 34
1994–95 Alan Shearer (Blackburn Rovers) 34
1995–96 Alan Shearer (Blackburn Rovers) 31
1996–97 Alan Shearer (Newcastle United) 25
1997–98 Chris Sutton (Blackburn Rovers); Dion Dublin (Coventry City); Michael Owen (Liverpool) 18
1998–99 Jimmy Floyd Hasselbaink (Leeds United); Michael Owen (Liverpool); Dwight Yorke (Manchester United) 18
1999–2000 Kevin Phillips (Sunderland) 30
2000–01 Jimmy Floyd Hasselbaink (Chelsea) 23
2001–02 Thierry Henry (Arsenal) 24
2002–03 Ruud van Nistelrooy (Manchester United) 25
2003–04 Thierry Henry (Arsenal) 30
2004–05 Thierry Henry (Arsenal) 25
2005–06 Thierry Henry (Arsenal) 27
2006–07 Didier Drogba (Chelsea) 20
2007–08 Cristiano Ronaldo (Manchester United) 31
2008–09 Nicolas Anelka (Chelsea) 19
2009–10 Didier Drogba (Chelsea) 29
READ MORE - Gelar Topskorer Liga Primer Kedua Drogba

Kasus Pemukulan Pemain SFC pada Suporter 'Buang Pelaku dari Klub & Timnas'

|
Palembang - Para suporter Sriwijaya FC dan sejumlah aktifis LSM di Palembang mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan pemainnya terhadap suporter. Tak tanggun-tanggung para pelaku pemukulan itu diminta mengenyahkan diri dari klub dan juga timnas Indonesia.

Tersebut empat pemain yaitu Charis Yulianto, Ambrizal, Cristian Worobay dan Isnan Ali terlibat keributan dengan suporter pasca pertandingan Piala Indonesia kontra Persija Sabtu (8/5) malam lalu. Tiga suporter diberitakan menderita luka-luka dan masuk rumah sakit.

Pihak klub pun sudah berencana memberikan sanksi kepada para pemainnya tersebut. Bahkan kasus ini pun sudah sampai ke tangan pihak berwajib dan sedang dalam masa penyelidikan.

Sepertinya sanksi saja tak cukup untuk keempat pemain itu, Presiden Sriwijaya FC Dodi Reza Alex Noerdin diminta bertanggungjawab untuk memecat semua pemain yang terlibat aksi kekerasan tersebut serta meminta PSSI tidak menjadikan mereka sebagai pemain nasional lagi.

"Kami besok (Senin, 10/5/2010) akan melakukan aksi. Kami akan menuntut proses hukum terhadap para pelaku kekerasan. Kami juga menuntut Dodi Reza Alex Noerdin bertanggungjawab, salah satu bentuknya putuskan kontrak para pemain yang terlibat aksi kekerasan tersebut," kata Febuar Rahman, SH, selaku penasehat dan pelindung Singa Mania Indonesia (Si Manis), salah satu kelompok sporter Sriwijaya FC, Minggu (09/5)malam.

"Sepakbola ini olahraga hiburan. Kita selama ini menjaga diri agar tidak terjadi kekerasan oleh sporter lantaran cinta dengan Sriwijaya FC. Eh, justru para pemain yang seperti itu. Ini sama seja merusak nama Sriwijaya

FC dan nama Sumsel. Bagi kami tak ada cara lain kecuali buang semua pemain itu. Buat apa menjadi juara atau meraih piala sepakbola, kalau perilaku pemainnya seperti itu. Melakukan. Kalau manejemen Sriwijaya FC tidak bertindak, wah kacau masa depan Sriwijaya FC," lanjut Febuar.

Sementara Kusoi, ketua Si Manis, yang juga akan memimpin aksi besok menuntut agar semua pemain yang melakukan kekerasan itu dicoret dari tim nasional.

"Tindakan mereka sangat memalukan sepakbola Indonesia. Mereka tidak pantas bermain sepakbola di Sriwijaya FC apalagi di tim nasional," katanya.
READ MORE - Kasus Pemukulan Pemain SFC pada Suporter 'Buang Pelaku dari Klub & Timnas'

Gelar Juara Liga Keempat untuk Chelsea

|
Semenjak format Liga Primer digulirkan tahun 1992, sudah ada delapan musim dijalani. Chelsea menjadi jawara teranyar setelah memastikannya di laga terakhir musim 2009-2010.

Kemenangan 8-0 direguk Chelsea atas Wigan, Minggu (9/5/2010). Hasil itu menggenapkan poin 'Si Biru' menjadi 86, unggul satu angka dari Manchester United yang di saat yang sama menang 4-0 atas Stoke City.

Dengan demikian, Chelsea berhak menempati tahta juara Liga Primer yang tiga musim beruntun sebelum ini selalu diisi 'Setan Merah' yang kini harus puas jadi runner-up.

Keberhasilan ini menjadi kali ketiga untuk Chelsea di Liga Primer dan keempat kalinya secara total. Sebelumnya Chelsea menjadi juara di musim 1954–55 (Divisi Satu), 2004–05 dan 2005–06 (Liga Primer).

Selain jadi jawara musim ini, Chelsea juga mencatat rekor jumlah gol dalam semusim. Total 103 gol tim besutan Carlo Ancelotti itu kini menjadi yang terbanyak untuk sebuah tim Liga Primer.

Untuk MU, hasil ini membuat gelar juara mereka terpaku di angka 18 --tujuh di Divisi Satu dan 11 di Liga Primer. Alhasil, tim Sir Alex Ferguson itu pun gagal melampaui catatan Liverpool --kedua tim masih duduk bersama sebagai pemenang terbanyak Liga Inggris.

Daftar Juara Liga Primer:

Musim-Juara-Posisi Dua-Posisi Tiga
1992–93 Manchester United - Aston Villa - Norwich City
1993–94 Manchester United - Blackburn Rovers - Newcastle United
1994–95 Blackburn Rovers - Manchester United - Nottingham Forest
1995–96 Manchester United - Newcastle United - Liverpool
1996–97 Manchester United - Newcastle United - Arsenal
1997–98 Arsenal - Manchester United - Liverpool
1998–99 Manchester United - Arsenal - Chelsea
1999–2000 Manchester United - Arsenal - Leeds United
2000–01 Manchester United - Arsenal - Liverpool
2001–02 Arsenal - Liverpool - Manchester United
2002–03 Manchester United - Arsenal - Newcastle United
2003–04 Arsenal - Chelsea - Manchester United
2004–05 Chelsea - Arsenal - Manchester United
2005–06 Chelsea - Manchester United - Liverpool
2006–07 Manchester United - Chelsea - Liverpool
2007–08 Manchester United - Chelsea - Arsenal
2008–09 Manchester United - Liverpool - Chelsea
2009–10 Chelsea - Manchester United - Arsenal
READ MORE - Gelar Juara Liga Keempat untuk Chelsea

Capello Siap Panggil Jamie Carragher

| Friday, May 7, 2010
London – Pemain Liverpool Jamie Carragher siap mencabut masa pensiunnya dari sepak bola internasional usai dijadikan target Fabio Capello yang dipusingkan masalah lini belakang.

Wakil kapten The Reds ini memutuskan mundur dari The Three Lion pada 2007 lalu, setelah rutin bermain sebagai bek sayap di Liverpool, padahal pelatih Inggris saat itu lebih suka menempatinya sebagai bek tengah.

Seperti dilaporkan Daily Mail, pelatih Inggris Fabio Capello khawatir dengan kondisi kebugaran para pemain belakangnya.

Musim ini, jangkar tangguh Rio Ferdinand lebih sering tak tampil memperkuat Red Devils musim ini karena kerap cedera.

Selain Carragher, nama lain yang bisa menempati posisi tersebut adalah bek Tottenham Ledley King yang cukup berperan membawa klubnya ke Liga Champions musim depan.

Di Liverpool, saat ini Carragher masih bermain di posisi bek kanan. Pengalaman dan kejeliannya mengatasi pertahanan sangat berharga bagi Capello yang saat ini juga dipusingkan dengan cedera dua pemain lagi, Gareth Barry dan dan Joleon Lescott.[

READ MORE - Capello Siap Panggil Jamie Carragher

Demi Liga Champions, Sevilla Siap Lumat Barc

|
Sevilla - Pelatih Sevilla Antonio Alvarez mengingatkan Josep Guardiola bahwa timnya tidak takut pada Barcelona yang punya peluang besar juara La Liga dan mengaku siap mengganjalnya.

“Kami juga sudah banyak bertanding,” katanya pada sebuah jumpa pers seperti dilansir Goal.com.

“Kami tak takut pada Barcelona, kami sangat respek pada mereka tapi tidak takut. Permainan kami sudah bangkit dan kami bakal benar-benar menyulitkan mereka,” tambahnya.

“Kami siap mencobanya dan membuat mereka berlari untuk membuat mereka menderita dan membuat sesuatu yang sulit, karena, jika kami menang maka secara praktis kami maju ke Liga Champis,” papar Alvarez.

“Tiap tim punya perbedaan tipe bermain dan kualirtas. Espanyol membuktikannya dengan mengalahakna Barcelona dan kami melakukan latihan dengan serius,” tutur Alvarez.

“Kami punya beberapa perbedaan saat bermain dan kami siap untuk mengeluarkan seluruh kemampuan kami,” aku Alvares.

Kami bakal melatih Madrid untuk berlari dan menderita, kami akan memainkan gaya kami,” pungkasnya.[

READ MORE - Demi Liga Champions, Sevilla Siap Lumat Barc

Jonny Evans Perpanjang Kontrak di MU

|
Manchester – Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson lega usai bek mudanya Jonny Evans mau menandatangani sodoran perpanjangan kontrak selama empat tahun lagi di Old Trafford.

Seperti dilaporkan Sky Sports, Sir Alex menyatakanan bahwa minggu ini pemain Irlandia Utara ini memberi bukti komitmennya terhadap Red Devilsd.

Evans menikmati masa-masa musim perdananya di MU dengan sukses menjadi pengganti Rio Ferdinand yang kerap cedera.

Pemain 22 tahun ini berhasil membuat Sir Alex jatuh cinta padanya dan menjadikan namanya sebagai salah satu asset berharga Old Trafford. Evans sudah diplot sebagai bek masa depan MU.

“Jonny sudah menandatangani kontrak baru,” kata Sir Alex mengkonfirmasi.

“Kami sudah bekerja sama dalam beberapa bulan ini dan sekarang saya senang dia mau melakukan ini,” tambah pelatih asal Skotlandia ini.

“Jonny banyak bermain tahun ini. Untuk seorang bek tengah, usia 22 dan bermain di banyak laga serta menampilkan kualitasnya adalah sesuatu yang luar biasa,” puji Sir Alex.

Kabar ini dipastikan menjadi motivasi tersendiri bagi Setan Merah jelang laga krusial di laga terakkhir Liga Primer musim ini menghadapi Stoke City dimana mereka harus menang dan berharap Chelsea kalah dari Wigan jika ingin menggondol trofi juara.

READ MORE - Jonny Evans Perpanjang Kontrak di MU

Totti Dapat Simpati dari Pazzini

|
Genoa - Tindakan Francesco Totti yang mengasari Mario Balotelli tengah mengundang cibiran dari banyak kalangan. Giampaolo Pazzini tak ikut mencela karena justru bersimpati.

Totti dikartu merah dalam laga final Coppa Italia antara AS Roma kontra Inter Milan tengah pekan lalu. Hukuman itu diberikan setelah sang kapten Roma menggasak kaki penyerang Inter Mario Balotelli.

Menyusul tindakannya itu Totti pun dicibir banyak orang, terlebih lagi Balotelli kemudian menyebut bahwa Totti sudah berlaku rasis kepadanya.

Totti sendiri membela diri dengan berdalih bahwa Balotelli menyebutnya sudah "karatan" dan berulangkali mencerca Roma dan warga kota itu. Selain itu, si Pangeran Giallorossi juga mengaku kecewa dengan celaan orang-orang yang sebelumnya baru saja memuja-mujanya.

Nah, di tengah panasnya masalah ini, Pazzini yang bermain untuk Sampdoria tak ikut arus. Dengan diplomatis, dia berusaha menempatkan diri di posisi Totti.

"Saya paham bahwa ada kalanya Anda gelap mata. Kini mereka bicara moral, tapi hal semacam ini bisa saja terjadi," ulas Pazzini di Radio 1 yang dikutip Football Italia.

Totti boleh jadi tak pantas bertindak sebagaimana yang dia lakukan terhadap Balotelli, tapi Pazzini menilai bahwa kedua belah pihak sama-sama sumbang kesalahan. Balotelli memancing dan Totti bereaksi dengan negatif.

"Saya belum pernah mengalami masalah ini dengan Balotelli, saya tahu dia tak disukai banyak orang. Dalam pandangan saya, dia sudah memancing hal ini untuk terjadi."

"Tapi dia toh masih belia dan sudah melihat kesalahannya sendiri," tandas Pazzini bijak.
READ MORE - Totti Dapat Simpati dari Pazzini

Jelang Inter vs Chievo Presiden Chievo Istirahat Dulu jadi Interisti

|

Verona - Presiden Chievo, tim yang akan dihadapi Inter Milan akhir pekan ini, ternyata adalah Interisti. Tapi ini bukan berarti Nerazzurri akan mendapat kemenangan mudah.

Dengan dua laga tersisa dan keunggulan dua angka atas AS Roma yang ada di posisi dua, Inter berpeluang memastikan titel Scudetto pada akhir pekan ini. Kesempatan tersebut tersaji saat Inter menghadapi Chievo di Giuseppe Meazza.

Nah, uniknya lawan yang akan dihadapi Inter itu ternyata memiliki seorang presiden yang nge-fans dengan Javier Zanetti cs. Ini diakui langsung oleh pria bersangkutan, Luca Campedelli.

Meski demikian, jangan langsung menduga yang bukan-bukan. Campedelli takkan memberi instruksi yang "aneh-aneh" karena khusus saat Chievo menghadapi Inter, dia akan berpaling dari tim pujaannya itu.

"Anda tahu, saya ini adalah pendukung Inter, tapi cuma selama 36 laga dalam satu musimnya," jamin Campedelli seraya tersenyum di Football Italia.

Selain atas dasar sportifitas, ada juga faktor kebanggan dan harga diri yang bikin Chievo takkan menyerah begitu saja saat melawan Inter. Apalagi musim ini sudah dijalani dengan memuaskan karena lolos dari jeratan degradasi.

"Kami masih akan tetap di Seri A dan juga punya akademi sepakbola yang bagus. Dalam beberapa hari terakhir ini saya sudah banyak menganalisa kinerja apik Chievo beberapa tahun belakangan," tandas Campedelli.
READ MORE - Jelang Inter vs Chievo Presiden Chievo Istirahat Dulu jadi Interisti

Jelang Liga Inggris Ancelotti Fokus ke Tiga Poin, Bukan Rekor

|
London - Chelsea berpeluang menorehkan rekor jika bisa bikin lima gol ke gawang Wigan. Tapi untuk Carlo Ancelotti yang penting saat ini hanyalah kemenangan untuk Chelsea, berapapun gol yang dicetak.

Pekan ini akan menghadirkan laga terakhir Liga Primer. Inilah penentuan di mana makhota juara musim ini akan bertengger, Chelsea atau Manchester United.

Sebagai pemuncak klasemen, Chelsea jelas diunggulkan. Namun, dalam sepakbola apapun masih bisa terjadi sebelum "peluit akhir berbunyi" dan keunggulan satu poin 'Si Biru' dari 'Setan Merah' bisa musnah jika mereka terpeleset saat menjamu Wigan.

"Akan jadi tragedi jika kami kalah di laga terakhir setelah 10 bulan melakukan pekerjaan yang bagus.. sebuah bencana. Saya tak mau bilang itu takdir kami, tapi kami telah melakukan pekerjaan bagus dan dalam situasi yang amat baik," kata Ancelotti di Reuters.

Ancelotti sadar bahwa timnya sama sekali tak boleh lengah, apalagi di pertemuan pertama musim ini Wigan berhasil menggebuk timnya dengan skor 1-3 akhir bulan September lalu.

"Untuk jadi juara, kami harus bermain seperti ketika menghadapi Stoke (dalam kemenangan 7-0) dan seperti melawan Liverpool (untuk menang 2-0). Kami harus menjaga tingkat kepercayaan diri dan determinasi yang sama," jelas dia.

Inilah mengapa Ancelotti hanya ingin fokus ke kemenangan saja dan bukan hal lain. Italiano itu pun memilih untuk tidak mengindahkan adanya sebuah potensi rekor untuk Chelsea.

Jika mampu mengalahkan Wigan dengan menyarangkan lima gol, maka Chelsea akan tercatat sebagai tim kompetisi teratas Inggris pertama yang berhasil sampai ke jumlah 100 gol dalam semusim, semenjak Tottenham Hotspur membuat 115 gol saat jadi juara musim 1960-1961.

"Kami butuh satu gol lebih banyak saja dari Wigan, kami tak tertarik dengan capaian lain," tegas Ancelotti.
READ MORE - Jelang Liga Inggris Ancelotti Fokus ke Tiga Poin, Bukan Rekor

Ketika Pangeran Madrid Memuji Ronaldo

| Thursday, May 6, 2010

Madrid – Kapten Real Madrid Raul Gonzalez memuji bintang Portugal Cristiano Ronaldo atas prilaku dan profesionalitasnya sebagai pesebak bola kelas dunia.

Ketika David Beckham mendaratkan kakinya di Santiago Bernabeu, Raul angkat bicara sebagai pangeran Madrid bahwa tak ada yang namanya pemain bintang di sana. Tapi kini ia benar-benar salut dengan apa yang dilakukan Ronaldo di Los Blancos.

“Sangat membosankan bila setiap orang itu sama,” kata Raul seperti dilansir AS.

“Dia (Ronaldo) adalah salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat. Dia adalah sang juara, seseorang yang tak pernah mau kalah jika bertanding. Dia juga fokus pada kolektifitas,” tambahnya.

Ronaldo tampil cukup fantastis di musim pertamanya berkarir di La Liga sejak memecahkan rekor pemain termahal dunia dengan angka 94 juta Euro atau lebih dari Rp 1 triliun saat ditransfer dari raksasa Liga Primer Manchester United.

Kemarin CR9 mencetak hat-trick ketika Madrid membantai Mallorca untuk terus menempel Barcelona di puncak klasemen La Liga.

Raul juga menyebut mantan pemain terbaik dunia versi FIFA ini sebagai pemimpin sejati.

“Dia adalah pemain pertama yang datang latihan dan terakhir meninggalkannya. Jika saya melihatnya, saya bilang pada diri sendiri bahwa saya harus berlatih lebih keras lagi. Ronaldo adalah pemain yang sangat luar biasa, pemimpin sejati,” demikian Raul.

READ MORE - Ketika Pangeran Madrid Memuji Ronaldo

Mourinho: Belum Saatnya Kembali ke Inggris

|

Milan – Arsitek Inter Milan Jose Mourinho kembali menyatakan cintanya pada sepak bola Inggris namun bukan berarti musim depan dirinya bakal melatih salah satu klub Liga Primer.

Pelatih yang baru saja membawa Inter ke final Liga Champions dengan menaklukkan adidaya Barcelona ini mengatakan pasti kembali ke negeri Poundsterling tersebut suatu saat nanti.

Sosok yang membawa Porto menjadi kampiun Liga Champions pada 2004 silam ini merajut sukses di Liga Primer bersama Chelsea selama periode 2004 hingga 2007. Awal musim lalu Mourinho hampir kembali ke Stamford Bridge tapi akhirnya kursi manajer diisi Carlo Ancelotti yang berpeluang besar mempersembahkan gelar juara di musim pertamanya melatih The Blues.

“Saya tinggal tiga tahun di Inggris dan saya tahu bahwa saya akan kembali. Tepatnya kapan tak ada yang tahu,” ujar The Special One pada ESPN.

“Apakah hal itu akan terwujud musim depan? Saya pikir tidak demikian. Yang jelas suatu saat nanti saya ingin kembali ke Inggris, klub manapun. Chelsea merupakan klub yang luar biasa, tapi saya adalah pelatih sepak bola, bukan hanya pelatih Chelsea,” paparnya.

Mourinho tidak mengesampingkan kemungkinan perpanjangan kontrak di Giueseppe Meazza yang punya peluang meraih tiga gelar musim ini. Mereka mengalahkan AS Roma kemarin untuk merengkuh trofi Coppa Italia.

Sementara di Seri A mereka masih memimpin klasemen hingga pekan ke-36, serta di Liga Champions tinggal menghadapi Bayern Munchen di partai final.

“Inter Milan adalah sebuah tim dengan kemampuan melakukan apapun, siapapun yang melatih, mereka akan terus melakukan yang terbaik. Apakah ada peluang saya bertahan? Tentu saja,” demikian Mourinho.

READ MORE - Mourinho: Belum Saatnya Kembali ke Inggris

Tur Pra Musim, MU Pilih Amerika Utara

|
New York – Manchester United dipastikan tak punya banyak waktu istirahat pertengahan tahun ini karena usai Piala Dunia mereka langsung melakukan perjalanan ke Amerika Utara.

Hari ini, klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut mengumumkan bahwa mereka akan melakoni satu pertandingan di Kanada dan tiga lainnya di Amerika Serikat, dimulai lima hari setelah pesta penutupan di Afrika Selatan. Para pemain MU yang membela negaranya hingga ke final Piala Dunia kemungkinan tak ikut tur ini.

Pada 16 Juli skuad asuhan Sir Alex Ferguson ditemani runners-up Liga Primer Skotlandia, Glosgow Celtic saat berkunjung ke Toronto, sebelum bertanding melawan Philadelphia Union lima hari kemudian dan Kansas City Wizards pada 25 Juli.

Rangkaian partai persahabatan ini bakal ditutup dengan pertandingan melawan Major League Soccer (MLS) All Star di Houston pada 28 Juli. David Beckham yang bermain di LA Galaxy kemungkinan bakal melawan klub yang membesarkan namanya ini.

Sementara itu MU juga akan bertanding melawan Guadalajara pada 30 Juli sebagai bagian dari perjanjian ketika membeli bintang muda klub Mexican, Javier Hernandez.

Sejak 2004 MU lebih sering melakukan tur ke Asia, dimana mereka dan Liga Primer sangat populer. Pada decade sebelumnya MU rutin mengunjungi Amerika Utara.

Tahun lalu, mereka tak jadi ke Jakarta yang menjadi bagian dari rangkaian tur Asia MU setelah hotel yang akan menjadi tempat menginap dibom oleh teroris.

“Luar biasa bisa kembali ke Amerika Utara, terlebih di tahun Piala Dunia seperti ini dimana minat orang pada sepak bola sedang tinggi,” komentar Sir Alex tentang rencana ini, dilansir New York Times,.

READ MORE - Tur Pra Musim, MU Pilih Amerika Utara

Kartu Merah Totti Gara-gara Dendam

|
Roma - Francesco Totti menerima kartu merah pada final Coppa Italia karena menendang Mario Balotelli. Kapten AS Roma itu melakukannya karena kesal akan aksi Balotelli musim lalu saat kedua tim bertemu.

Totti yang baru masuk di menit ke-46 menggantikan David Pizarro melakukan tindakan bodoh di saat timnya tengah berusaha mengejar ketertinggalan 0-1 dari Inter Milan. Tepat semenit sebelum memasuki masa injury time, Totti terlihat wasit menggasak Balotelli.

Tanpa ampun wasit pun langsung mengacungkan kartu merah ke udara dan Totti harus keluar lapangan sebelum laga usai. Alhasil di waktu tersisa Roma tak bisa mencetak gol dan merelakan trofi Coppa Italia melayang ke kota Milan.

Sebagai pemimpin 'Pasukan Serigala' tak seharusnya Totti berbuat konyol seperti itu. Namun ketika ditanya alasan ia melakukannya Totti punya jawaban yang sedikit mengejutkan.

"Saya menendangnya karena perkataannya di lapangan dan apa yang di lakukan di San Siro," sahut Totti kepada forzaroma.info.

Kejadian itu berlangsung musim lalu saat Inter dan Roma berduel di Giuseppe Meazza. Dalam laga yang berakhir 3-3 itu, Balotelli mencetak dua gol. Saat merayakan gol, 'Super Mario' berlari ke arah fans Roma dan menaruh telunjuknya di depan bibir sebagai tanda menyuruh Romanisti diam.

Totti ternyata menyimpan dendam atas kelakuan Balotelli itu dan ketika kesempatan itu datang semalam, Totti pun tanpa sungkan melakukannya.
READ MORE - Kartu Merah Totti Gara-gara Dendam

Komentar Mourinho Bikin Roma 'Panas'

|
Milan - Jose Mourinho kembali membuat ulah. Bahkan AS Roma sedang mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum menyusul sebuah pernyataan teranyar si allenatore Inter Milan.

Mourinho kembali memanaskan situasi pertarungan gelar Scudetto di dua laga sisa lewat pernyataannya. Kali ini pelatih Inter itu "menyuruh" Roma untuk memberi bonus buat Siena agar bisa kian semangat mengalahkan Nerazzurri di giornata terakhir.

"Dan siapa yang tahu jika Roma, yang belum membelanjakan bonus kemenangan di Coppa Italia, bersiap memberikan uang tambahan kepada Siena," kata Mourinho seperti dilansir Football Italia.

Pernyataan pelatih asal Portugal ini sendiri langsung mengundang protes dari pihak Siena. "Itu merupakan sebuah lelucon yang licik," kecam Presiden Siena Massimo Mezzaroma.

"Saya yakin dalam olahraga ada yang lebih penting daripada uang - sebuah wilayah di mana seorang tidak ada yang bisa bersaing dengan Inter - yang penting adalah motivasi, semangat tim, kebanggaan dan cinta untuk klub," tegasnya.

Pihak Roma pun ikut "panas". Giallorossi dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum untuk menggugat Mourinho. Sementara FIGC juga akan melakukan penyelidikan atas pernyataan pelatih Inter tersebut.

Siena akan menghadapi Inter pada laga terakhir Seri A pekan depan. Sementara akhir pekan ini I Nerazzurri akan bertemu Chievo Verona. Sedangkan Roma akan menjamu Cagliari di Olimpico.
READ MORE - Komentar Mourinho Bikin Roma 'Panas'

Totti Mengaku Salah, tapi ...

|
Roma - Francesco Totti mengakui bahwa dia telah melakukan kesalahan. Namun kapten AS Roma ini mengecam sikap suporternya yang pergi meninggalkannya karena melakukan pelanggaran kepada Mario Balotteli.

Totti diganjar kartu merah di final Coppa Italia setelah menendang kaki er Balotelli. Totti pun mengakui bahwa dia telah membuat kesalahan karena dendam atas aksi striker Inter ini saat kedua tim bertemu musim lalu.

Namun, Totti tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya atas sikap para suporternya yang pergi meninggalkannya. "Itu benar, saya telah membuat kesalahan," aku Totti seperti dilansir Football Italia.

"Tapi hal yang benar-benar buruk adalah setelah saya mencetak gol di Parma pekan lalu setiap orang mengucapkan selamat. Tiga hari setelah itu mereka semua pergi dan membiarkan saya sendiri hanya dengan teman-teman lama saya," ungkapnya.

Beberapa jam lalu Direktur Roma Gian Paolo Montali sempat mengatakan bahwa Totti bisa mendapatkan sanksi dari klub namun akhirnya pihak klub melunak. "Tidak, klub tentu saja tidak akan menghadapi tindakan menghadapi Totti," ujarnya.
READ MORE - Totti Mengaku Salah, tapi ...

Tottenham Manggung di Liga Champions

| Wednesday, May 5, 2010
Manchester – Tottenham Hotspur memastikan diri tampil di Liga Champions musim depan usai mengalahkan tuan rumah Manchester City 0-1 pada pekan ke-37 Liga Primer, Kamis dini hari WIB.

Kemenangan ini membuat Harry Redknapp sukses membawa Tottenham berlaga di Liga Champions untuk kali pertama sepanjang sejarah klub. Gol tunggal di ‘final’ ini disumbangkan oleh striker jangkung Peter Crouch.

Atas sukses ini Tottenham mengumpulkan 70 poin. Selisih empat angka tak mungkin dikejar Man City yang bertengger di urutan lima dengan 66 angka karena hanya ada satu laga tersisa lagi.

Sejak wasit meniupkan pluit kick-off tuan rumah langsung mengurung lawannya. Kombinasi umpan-umpan panjang dan pendek mewarnai skema serangan Man City. Sementara Tottenham melakukan pressing ketat, akibatnya banyak terjadi pelanggaran.

Pertandingan baru berjalan enam menit Carlos Tevez langsung mengancam. Ia menggiring bola dari tengah lapangan dengan kecepatan tinggi, beberapa bek Tottenham kesulitan menjaganya, namun kiper Heurelho Gomes sanggup menahan bola hasil sepakan Tevez dari dalam kotak penalti.

Sebuah sundulan Peter Crouch di menit 17 memanfaatkan tendangan bebas Aaron Lennon masih membentur mistar gawang tuan rumah yang dikawal Marton Fulop. Tiga menit bereselang sundulan Ledley King sukses membobol gawang tapi dianulir wasit karena sebelumnya King terlihat mendorong Gareth Barry yang menempelnya.

Menit 26 Gomes melakukan penyelamatan penting saat mininju bola hasil tendangan keras Adam Johnson dari luar kotak penalti. Hal yang sama diulanginya pada menit 34 ketika ia menghalau sundulan Johnson dari jarak dekat.

Menit 39 tendangan voli Gareth Bale hanya melebar tipis di tiang kanan gawang tuan rumah setelah memanfaatkan bola liar. Dua menit kemudian sundulan Kolo Toure tepat mengarah ke pelukan Gomes.

Dua menit sebelum jeda sepakan kaki kanan Tevez dari dalam kotak penalti hanya menerpa jaring kanan gawang tim tamu. Skor 0-0 bertahan hingga wasit Steve Bennet meniup pluit half time.

Babak kedua Tottenham begitu bernafsu lolos ke Liga Champions, merek amengurung tuan rumah.

10 menit berjalan Jermaine Defoe hampir membawa timnya unggul jika saja tendangannya dari jarak dekat tak mampu di tepis Fulop yang tampil cukup tenang.

Menit 76 tandukan peluang bagus Tottenham lagi-lagi digagalkan Fulop. Menerima umpan silang matang dari Bale, Crouch mengandalkan tinggi badannya untuk menanduk bola tapi Fulop sigap mementahkannya, sebuah penyelamatan brilian.

Tapi mantan penyerang Liverpool itu akhirnya membobol gawang di menit 82. Fulop menepis sebuah umpan silang yang mengarah ke gawangnya tapi bola menuju kea rah Crouch, tanpa basa basi ia langsung menanduknya dan bola pun menggetarkan gawang Man City. Skor 1-0.

Setelah gol tersebut Tottenham tetap mendominasi penguasaan bola, Redknapp sukses mengungguli strategi Mancini. Akhirnya skor 0-1 bertahan hingga akhir pertandingan.

READ MORE - Tottenham Manggung di Liga Champions

Pellegrini: Madrid Tak Bergantung pada Ronaldo

|
Madrid - Pelatih Real Madrid Manuel Pellegrini memuji pemain anyar Cristiano Ronaldo yang mencetak hat-trick dan membantu timnya menang 1-4 atas Mallorca dini hari tadi.

Meski begitu, Pellegrini senang dengan kenyataan bahwa timnya tidak mengalami ketergantungan pada mantan pemain Manchester United ini. Baginya, hal tak sama dialami rival abadi mereka Barcelona.

Pellegrini menyampaikan bahwa bagaimana mungkin Barcelona tampil sebaik sekarnag ini tanpa pengaruh permaianan brilian Lionel Messi dalam dua bulan terakhir, seperti ketika Madrid kehilangan Ronaldo di awal musim.

Dini hari tadi, Ronaldo mencetak gol pertamanya di babak pertama setelah Mallorca sempat unggul. Dua gol lagi dipersembahkannya pada paruh kedua pertandingan, lalu striker Argentina Gonzalo Higuain melengkapinya menjadi empat.

Kemenangan ini membawa Madrid terus menempel Barcelona di puncak klasemen dengan selisih satu poin saja dan dua pertandingan sisa. Pellegrini juga memuji pemain lain yang mampu menang di banyak pertandingan meski tanpa kehadiran Ronaldo di lapangan.

“Cristiano adalah figure central di skuad Madrid dan kami sempat kehilangan dia selama dua bulan. Meski begitu kami kami tetap mampu memenangkan pertandingan. Saya akan senang bila melihat Barcelona tanpa MEssi selama dua bulan,” ujarnya seperti dilansir AS.

READ MORE - Pellegrini: Madrid Tak Bergantung pada Ronaldo

Inter Milan Juara Copa Italia

|
Roma – Inter Milan sukses menggondol trofi Copa Italia setelah di partai final menekuk AS Roma 1-0 di Stadion Olimpico Rabu malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Gol semata wayang Nerazzurri dicetak oleh Diego Milito.

Hasil ini memastikan Roma gagal menjadi klub yang paling banyak memenangkan Copa Italia. Bagi Inter, ini adalah sukses meraih satu dari target tiga gelar musim ini, dua lagi yaitu Seri A dan Liga Champions.

Kedua tim yang sedang bersaing di Seri A ini saling menekan di awal babak pertama. Claudio Ranieri menggunakan formasi 4-2-3-1 sedangkan Jose Mourinho menerapkan pola 4-3-3. Inter terlihat menghindari penguasaan bola terlalu lama di lini tengah, mereka kerap bermain melebar.

Mimpi buruk menimpa Inter. Pertandingan baru berjalan enam menit gelandang serang Wesley Sneijder cedera dan harus diganti, masuklah Mario Balotelli.

Peluang diperoleh Roma pada menit Sembilan, namun sundulan Mirko Vucinic masih melebar. Sementara tiga menit kemudian tembakan Maicon dari jarak cukup jauh mampu ditepis kiper Roma Julio Sergio. Di menit yang sama sundulan Thiago Motta juga belum menemui sasaran.

Menit 19 tendangan bebas John Arne Riise masih mampu diblok. Tiga menit berselang gentian Inter punya peluang tapi sepakan Balotelli digagalkan Sergio. Rodrigo Taddei mencoba peruntungannya lewat tendangan spekulasi tapi Julio Cesar sigap dibawah mistar gawang Inter.

Sundulan David Pizarro menit 34 hampir membuat Roma unggul jika bola tidak melebar.

Akhirnya lima menit sebelum turun minum Inter akhirnya unggul lewat penyerang Diego Milito. Skor 0-1 untuk keunggulan Inter bertahan hingga wasit meniup pluit tanda jeda.

Memasuki babak kedua, masing-masing kubu melakukan pergantian pemain. Ranieri memainkan Francesco Totti untuk menggantikan Pizarro. Sementara Mourinho menarik Nicolas Burdisso untuk memainkan Marco Motta.

Totti hampir menyamakan kedudukan namun tendangan bebasnya pada menit 54 masih mampu ditahan Cesar. Beberapa menit kemudian sepakan Balotelli mampu dimentahkan Sergio. Di menit yang sama tembakan jarak jauh Daniele De Rossi belim mampu menemui sasran.

Ketatnya lapangan tengah kedua kubu membuat bola kerap berbalik arah sebelum sampai di kotak penalti. Pelanggaran kerap terjadi, pertandingan berjalan dengan tempo sedang.

Memasuki menit 75 Inter mulai bermain defensive, mereka tak lagi terbuka demi mengamankan skor 1-0. Roma kerap menggunakan tembakan jarak jauh karena kesulitan mendistribusikan bola ke jantung pertahanan Inter.

Memasuki menit 80 Roma mendominasi jalannya pertandingan. Pertahanan apik Inter sangat menyulitkan Roma.

Tembakan Vucinic menit 83 belum menemui sasaran. Sementara Totti melakukan pelanggaran fatal di menit 88 dan memaksa wasit mengeluarkan kartu merah karena menilai Totti melakukan tindakan tidak sportif.

Skor 0-1 untuk Inter bertahan hingga usai.

READ MORE - Inter Milan Juara Copa Italia

Madrid Menolak Menyerah

|
Mallorca - Mengejar-ngejar Barcelona jelas bukan perkara mudah, butuh stamina dan determinasi tinggi. Itulah yang ditunjukkan oleh Real Madrid kala melibas Mallorca 4-1.

Madrid menyungkurkan tuan rumah Mallorca 4-1, Kamis (6/5/2010) dinihari WIB, dengan ditandai tiga gol Cristiano Ronaldo. Satu gol tambahan Los Merengues dilesakkan Gonzalo Higuain.

"Saya sangat bahagia dengan hat-trick saya, tapi kredit juga milik rekan-rekan setim saya yang telah sangat membantu saya di tahun pertama ini. Yang penting adalah mampu membantu tim," komentar Ronaldo di situs Madrid.

Ronaldo menyebut pertarungan melawan Mallorca sangat alot, tidak tercermin dari skor akhirnya. Ambisi Mallorca untuk finis di 4 Besar melecut mereka untuk habis-habisan.

Namun sesungguhnya perlawanan Mallorca cuma sampai babak pertama ketika mereka bisa menahan Madrid 1-1. Di babak kedua, Los Blancos menggila dan akhirnya unggul dengan cukup telak.

"Sulit bagi kami untuk bermain baik. Namun kami adalah Real Madrid sejati malam ini. Empat gol kami memberi tiga angka yang membuat pertarungan tetap hidup," tukas Ronaldo lagi.

Barcelona saat ini unggul satu angka di puncak klasemen dengan nilai 93. Dengan dua pertandingan yang tersisa, Ronaldo menegaskan Madrid belum menyerah dan yakin di akhirnya mereka yang akan jadi juara.

"Kami sangat cemas apakah bisa jadi juara. Kami tahu Barcelona sedang dalam penampilan yang hebat, tapi saya yakin kamilah yang akan menang," tegas striker Portugal itu.
READ MORE - Madrid Menolak Menyerah

Trofi Pertama di Italia jadi Obat Sneijder

|
Roma - Wesley Sneijder langsung merasa baikan kendati kakinya sempat berdarah saat Inter Milan bertanding kontra AS Roma. Trofi pertamanya di Italia-lah yang jadi obat mujarab.

Hanya lima menit Sneijder bertahan di lapangan dalam final Coppa Italia antara Roma kontra Inter, Kamis (6/5/2010) dinihari WIB. Dia harus diganti menyusul pelanggaran Nicolas Burdisso terhadap dirinya.

"Kakiku tertendang dan ada darah yang keluar, tapi aku sekarang sudah baik-baik saja. Setidaknya aku masih bisa berjalan untuk melihat apa yang terjadi," ucap Sneijder di situs resmi Inter.

Adalah kemenangan Inter yang tampaknya sudah membawa kesembuhan buat si pemain Belanda itu. Satu gol dari Diego Milito cukup membuat La Beneamata jadi juara Coppa Italia.

Untuk Sneijer yang baru bergabung dari Real Madrid pada musim panas tahun 2009, inilah trofi pertamanya di Inter dan bisa jadi bukan yang terakhir, karena masih ada dua kesuksesan lain yang bisa digapai yaitu di Liga Champions dan Seri A.

"Aku sangat senang dengan titel pertamaku di Italia ini. Kami bisa menggondol dua lagi musim ini dan kami harus mengusahakannya, tapi yang terpenting inilah yang pertama dan kini kami harus tetap fokus dan memenangi dua lagi," tandas Sneijder.
READ MORE - Trofi Pertama di Italia jadi Obat Sneijder

Rooney: Andai MU Lebih Konsisten

|
Manchester - Sepanjang musim ini, Manchester United sudah menelan tujuh kali kekalahan. Jumlah kekalahan tersebut relatif banyak dan membuat Wayne Rooney miris melihatnya.

Selain sudah menelan tujuh kekalahan, MU juga mengalami empat kali hasil imbang. Itu berarti ada sebelas laga di mana pasukan arahan Sir Alex Ferguson ini tak mampu mereguk poin penuh.

Poin dari omongan Rooney jelas, andai tak kehilangan poin sebanyak itu, The Red Devils kini tak perlu bersusah-payah bersaing ketat dengan Chelsea untuk menjadi juara. Saat ini MU masih tertahan di posisi dua klasemen dengan ketertinggalan satu angka dari The Blues.

Imbasnya, untuk bisa menjadi juara MU harus meraih kemenangan atas Stoke City di pekan terakhir, sembari berharap Chelsea gagal menang atas Wigan Athletic.

"Bisa jadi ini adalah Premier League terberat sepanjang sejarah. Semua tim banyak mengalami kekalahan," ujar Rooney di ESPN Star.

"Andai saja kami lebih konsisten, kami pasti sudah menjadi juara sekarang. Tak seharusnya kami kalah tujuh kali, bahkan kala tim lain juga kehilangan poin," lanjut Rooney lagi.

Chelsea sendiri juga tak sempurna. Setidaknya, pasukan arahan Carlo Ancelotti itu sudah menelan enam kekalahan dan lima hasil imbang sepanjang musim ini.
READ MORE - Rooney: Andai MU Lebih Konsisten

Abramovich Minta Jawaban Ancelotti di Akhir Musim

| Tuesday, May 4, 2010
London – Carlo Ancelotti tetap tidak akan bisa tenang meski berhasil meraih gelar Liga Primer dan Piala FA musim ini. Pemilik Chelsea Roman Abramovich tetap akan menanyakan kegagalan di Liga Champions.

Ancelotti didatangkan Abramovich dari Milan dengan harapan bisa memberi gelar Liga Champions, suatu gelar yang sangat diinginkan pengusaha asal Rusia tersebut sejak menguasai Chelsea.

Namun, Ancelotti gagal setelah Chelsea disingkirkan Inter Milan di babak 16 besar. Ironisnya Chelsea disingkirkan Jose Mourinho, mantan pelatih yang sempat membawa The Blues setidaknya hingga babak semifinal Liga Champions.

Chelsea akan menjuarai Liga Primer jika mampu mengalahkan Wigan Athletic, Sabtu (9/5), dan merebut gelar keduanya dengan mengalahkan Portsmouth di final Piala FA, 15 Mei mendatang. Namun, dua gelar tersebut tidak bisa membuat Ancelotti tenang.

“Sehari setelah kami memenangkan gelar (Liga Primer), kami akan menanyakan diri sendiri mengapa kami tidak memenangkan Liga Champions. Dalam sepak bola semuanya tentang bagaimana menjadi lebih baik setiap harinya, itulah yang menjadi target kami,” ujar Direktur Chelsea Mike Forde seperti yang dilansir SunSport.

Forde kemudian mengungkapkan terimakasihnya kepada Mourinho, yang membangun manajemen klub yang bagus.

“Mourinho memulai dengan visi ini beberapa tahun yang lalu dan dia memberi tongkat kepemimpinan dengan sukses ke manajer hebat lainnya, seperti Guus Hiddink dan Ancelotti,” kilah Forde.

“Pelatih-pelatih terbaik dunia berpikir kami melakukan tugas dengan baik. Ancelotti hanya membawa satu asisten dan memberitahu bahwa kami punya staf pelatih yang bagus, dan itulah yang penting.”

READ MORE - Abramovich Minta Jawaban Ancelotti di Akhir Musim

Torres Absen di Laga Perdana Spanyol

|
Liverpool – Penyerang Spanyol Fernando Torres kemungkinan absen di partai pertama Piala Dunia saat timnya menghadapi Swis karena masih dalam masa penyembuhan cedera lutut.

Hal ini disampaikan Departemen Medis Liverpool yang tertuang dalam situs resmi klub yang bermarkas di Anfield itu. Otot lutut kanan Torres sobek ketika memperkuat The Reds lawan Benfica bulan lalu.

Spanyol yang menjadi salah satu favorit juara dunia usai menggondol Piala Eropa dua tahun lalu bakal menerima tantangan Swis pada 16 Juni mendatang.

“Torres tak bisa sepenuhnya tampil di tahap penyisihan grup. Jika proses penyembuhan cederanya berjalan dengan baik seperti yang selama ini terjadi maka ia dapat bermain meski telat berpartisipasi,” ujar Peter Bruker selaku Kepala Ilmu Kedokteran Departemen Olahraga Liverpool.

“Kemungkinan Torres tampil di pertandingan pertama masih diragukan. Kami cemas dengan masa depannya, kami tak ingin terburu-buru demi keuntungan jangka panjang. Yang jelas dia bisa bermain di Piala Dunia,” tegas Bruker.

Bulan lalu, Torres sudah mencetak 23 gol dari 72 penampilannya bersama Tim Matador ini ,emhaku percaya diri bisa tampil sejak pembukaan Piala Dunia.

“Dia sangat serius menjalani proses rehabilitasinya, seperti seluruh staf disini. Dia pasti bisa sembuh dari cedera ini, sama seperti yang pernah dilakukan pemain lain,” lanjut Brukner.

“Sekarang kita semua berharap hasil maksimal, yaitu Torres bisa bermain di Afrika Selatan dan tampil maksimal di Liverpool musim depan,” ungkapnya.

Selain Torres, pelatih Spanyol Vicente del Bosque juga tengah menunggu kepastian dua gelandang Cesc Fabregas dan Andres Iniesta. Sementara untuk pengganti sementara Torres, mantan arsitek Real Madrid ini punya tiga alternatif, yaitu pemain Fenerbahce Daniel Guiza, Fernando Llorente yang bernaung di Athletic Bilbao, dan bomber Sevilla Alvaro Negredo.

READ MORE - Torres Absen di Laga Perdana Spanyol

Ranieri: Kans Final Copa Italia 50 - 50

|
Roma – Pelatih AS Roma Claudio Ranieri mengklaim bahwa final Copa Italia antara timnya dan Inter Milan akan berlangsung seimbang karena kedua tim berada di level yang sama.

Pelatih yang pernah mengarsiteki Chelsea ini berharap mewujudkan mimpi Roma jadi satu-satunya tim yang pernah merengkuh gelar juara Copa Italia sebanyak 10 kali. Namun Ranieri menyadari ini bukanlah tugas mudah setelah melakukan perbandingan.

“Roma dan Inter melangkah dari level yang sama. Mereka bukan tim favorit. Ini akan menjadi duel antara dua tim protagonist dan kami harap tak ada insiden apapun selama pesta sepak bola ini digelar,” kata Ranieri dalam sebuah jumpa pers hari ini seperti dilansir Goal.com.

Selain itu Ranieri merasa para pemainnya harus meletakkan semua hal tentang Seri A untuk sementara demi fokus ke final Copa Italia. Baginya konsentrasi yang tak terpecah bisa menjadi faktor vital.

“Saya sudah katakan pada para pemain untuk melupakan sejenak masalah Scudetto dan fokus ke Copa Italia,” tambahnya.

“Kami bermain di final, dan ini menggambarkan bahwa banyak masa-masa sulit selama perjalanan yang kami lewati. Kami harus yakin pada diri sendir dan berpikir ini adalah pertandingan kami,” ujarnya.

Di klasemen Seri A Inter masih berada di puncak dengan 76 poin hasil 36 laga, Roma membuntutinya di urutan dua dengan selisih dua poin. Segala kemungkinan masih bisa terjadi di dua pertandingan terakhir.

READ MORE - Ranieri: Kans Final Copa Italia 50 - 50

Benzema Tak Terpikir untuk Pergi

|
Madrid - Meski jarang bermain, namun tak terpikir di benak Karim Benzema untuk meninggalkan Real Madrid. Bahkan striker asal Prancis ini mengaku ingin lama di Santiago Bernabeu.

Benzema datang ke Madrid sebagai bagian dari proyek Los Galacticos jilid II oleh presiden Florentino Perez, pertengahan 2009 silam. Benzema direkrut berkat rekam jejaknya yang gemilang bersama Lyon.

Bersama Los Blancos, sinar pemain berusia 22 tahun ini meredup. Ia kalah bersaing dengan Gonzalo Higuain dalam memperebutkan tempat utama di lini depan Madrid. Menjelang akhir musim ini, Benzema baru tampil 24 kali dan menyumbang tujuh gol di La Liga.

Musim pertama tidak berlangsung baik bagi pemain bernomor punggung sebelas itu. Meski begitu tak terlintas di pikiran Benzema untuk meninggalkan Santiago Bernabeu.

"Saya ingin tinggal di sini untuk waktu yang sangat lama. Memang, di tim ini banyak kompetisi tercipta antar pemain seiring dengan banyaknya pemain berbakat di sini," kata Benzema di situs resmi El Real.

Ia juga tidak memendam dendam dengan pelatih Manuel Pellegrini yang jarang memberikan kepercayaan. "Pellegrini merupakan pelatih yang luar biasa," ujarnya.

Benzema berjanji bahwa musim depan dirinya bakal lebih baik lagi. "Menurut saya, musim depan Anda akan melihat Benzema dalam penampilan terbaik. Yang jelas saya harus bermain lebih sering lagi agar membuat kondisi saya bisa lebih baik, dan saya yakin saya bisa melakukannya."
READ MORE - Benzema Tak Terpikir untuk Pergi

Menang 4-1, Barca Jaga Jarak dari Madrid

|
Barcelona - Barcelona melebarkan jarak dengan Real Madrid. Berkat kemenangan 4-1 atas Tenerife, Barca untuk sementara bercokol di pucuk klasemen dengan keunggulan empat poin dari Madrid yang ada di posisi dua.

Menjamu Tenerife di Camp Nou, Rabu (5/5/2010) dinihari WIB, Barca sudah unggul pada menit 17 lewat Lionel Messi. Namun, enam menit sebelum turun minum Roman berhasil menyamakan skor.

Keunggulan kembali digenggam Barca setelah Bojan Krkic menjebol gawang Tenerife pada menit 63. Masuknya Pedro menggantikan Gerrard Pique pun berbuah manis setelah dia bikin Barca melebarkan keunggulan pada menit 77. Messi lantas menggenapkan kemenangan jadi 4-1 lewat gol keduanya.

Tambahan tiga angka itu kini menggenapkan poin Barca jadi 93 hasil dari 36 pertandingan, untuk tetap ada di posisi satu klasemen. Madrid masih menguntit dengan poin 89 kendati baru memainkan 35 laga saja.

Jalannya Pertandingan

Barca mengambil alih keunggulan saat pertandingan baru memasuki menit 17. Dani Alves beraksi di sisi kanan dengan mengirim umpan silang ke Zlatan Ibrahimovic yang kemudian menanduknya ke Lionel Messi. Bola kemudian dikirim Messi ke dalam gawang.

Empat menit berselang Messi kembali beraksi. Setelah mendapat bola di sisi kanan area penalti, dia berlari dan mencari ruang tembak sebelum melepaskan tembakan yang menyisir tipis dari sasaran.

Peluang lain dibuat Barca pada menit 34. Maxwell berhasil mengacak-acak lini bertahan Tenerife sebelum mengirim umpan jitu ke arah Ibra. Tapi kiper Sergio Aragoneses tidak lengah dan sigap mengamankan bola.

Tak kuasa menambah gol, gawang Barca justru bobol. Kesalahan mengumpan dari Carles Puyol bikin lawan bisa menguasai si kulit bundar sampai akhirnya Roman Martinez menaklukkan Victor Valdes. Skor 1-1.

Barca baru bisa kembali unggul pada menit 62. Setelah menerima bola hasil umpan terobosan, Bojan Krkic dengan jitu mengirim bola melewati hadangan Aragoneses.

Keunggulan kian melebar setelah Pedro ikut menyumbang gol pada menit 76. Dari sebuah serangan balik, Messi beraksi melewati pemain lawan sebelum memberi umpan kepada Pedro. 3-1 Barca.

Dua menit berselang Tenerife sempat menggetarkan gawang Barca, setelah Juan Francisco "Nino" Martínez menjebol gawang Valdes. Namun, gol dianulir karena dia sudah terjebak offside.

Pada menit injury time, Barca kembali menambah gol. Messi kembali menambah perolehan golnya musim ini setelah menceploskan gol keduanya dalam pertandingan.


Susunan Pemain:

Barcelona: Víctor Valdés; Carles Puyol, Gerard Pique (Pedro '45), Maxwell, Daniel Alves, Gnegneri Yaya Toure, Seydou Keita, Xavi, Bojan Krkic (Thierry Henry '81), Zlatan Ibrahimovic (Sergi Busquets '66), Lionel Messi.

Tenerife: Sergio Aragoneses; Ezequiel Luna, José Antonio Culebras, Héctor Sánchez Cabrera, Pablo Sicilia, Mikel Olano Alonso, Manolo Martinez, Román (Omar Ramos '73), Alfaro (Angel '85), Juan Luis Lorite, Daniel Ngom Kome (Juan Francisco Martínez '61).
READ MORE - Menang 4-1, Barca Jaga Jarak dari Madrid

Misi Meminimalisir Kesalahan

|
Madrid - La Liga memasuki trek terakhir. Barcelona dan Real Madrid menjadi dua kuda pacu yang beradu menuju gelar. Pelatih Madrid Manuel Pellegrini mengatakan tim yang melakukan kesalahan paling kecil bakal jadi juara.

Barcelona masih memimpin klasemen sementara yang dibuntuti oleh Real Madrid. Kemenangan yang dibukukan Lionel Messi dkk atas Tenerife, Rabu (5/5/2010) dinihari WIB membuat Azulgrana sementara menciptakan jarak yang cukup lega dengan El Real.

"Baik kami mau pun Barcelona bisa saja tidak mendapatkan apa-apa di akhir musim ini. Namun mungkin bagi kami tekanan lebih berat, karena kami juga gagal di kompetisi lain dalam dua tahun terakhir," demikian kata Pellegrini seperti dikutip dari Xinhua.

Barca memang memimpin. Namun andai mereka melakukan kesalahan di partai tersisa, maka posisi mereka bukan tak mungkin dikudeta oleh Madrid dan dipertahankan hingga akhir musim.

Situasi sebaliknya juga dialami Madrid. Los Galacticos memang terus menempel Blaugrana. Tapi sekali Gonalo Higuain dkk. melakukan kesalahan yang berujung kegagalan menang, maka Barca bakal semakin memperlebar jarak.

"Barcelona dan Real Madrid merasakan tekanan yang sama, tapi kedua tim sudah terbiasa untuk itu. Kedua tim harus menang dan siapa pun yang melakukan kesalahan paling minim bakal meraih mahkota juara," tukas Pellegrini.

"Kedua tim layak menjadi juara liga. Sekali lagi, siapa pun yang membuat kesalahan paling sedikit akan menang dan kami bertekad untuk memenangi tiga partai sisa," tegas pelatih asal Chile itu.
READ MORE - Misi Meminimalisir Kesalahan

Wenger: Dua Gol Blackburn Tidak Sah!

| Monday, May 3, 2010

London – Pelatih Arsenal Arsene Wenger menolak anggapan bahwa dirinya menyalahkan kiper mudanya Lukasz Fabianski dan merasa dua gol Balckburn patut dipertanyakan usai timnya kalah 1-2 dari Blackburn Rovers tadi malam (WIB).

Gol kemenangan tuan rumah yang dicetak Christopher Samba adalah hasil blunder kiper tim reserve tersebut. Fabianski tak memotong bola hasil sepak pojok padahal bola mengarah tepat sekitar tempatnya berdiri.

Setelah pertandingan, Wenger terlihat kesal dengan Fabianski namun saat jumpa pers ia mengklaim tak marah dengan Fabianski. Pelatih asal Prancis ini mengaku enggan mengkritik Fabianski karena menurutnya set pieces Blackburn patut dipertanyakan.

“Secara keseluruhan kami memainkan sepak bola yang jelek di pertandingan tadi. Setelah sempat unggul 0-1 kami kesulitan hingga gagal menggandakan keunggulan,” kata Wenger pada SkySports.

“Kami punya beberapa peluang, dan tentu saja saya yakin dua gol mereka tidak sah,” keluh Wenger.

“Tujuan utama mereka ketika sepak pojok adalah menghentikan pergerakan kiper kami, bukan mencari bola. Inilah yang terjadi pada dua gol mereka,” lanjutnya.

Sementara itu pelatih Blackburn Sam Allardyce mengaku bangga dengan skuadnya karena mereka mampu menembus sepuluh besar Liga Primer meski musim belum berakhir.

“15 menit pertama semua tampak sangat sulit. Kami tak bisa mengendalikan permainan dan strategi yang diterapkan tak berjalan dengan baik,” papar Allardyce.

“Tapi perlahan kami bangkit dengan pasti dan bisa mengendalikan permainan, menggulirkan bola ke zoba pertahanan Arsenal dengan cepat,” tegasnya.

“Kami tahu kelemahan mereka, yaitu kiper mereka. Fabianki sering telat bereaksi jika ada umpan silang melambung. Jadi kami lakukan hal tersebut dan akhirnya jadilah dua gol untuk kami,” ucapnya.

“Siapapun yang memenangkan pertandingan pasti senang, terlebih ini adalah partai kandang terakhir kami musim ini, berakhir dengan kemenangan fantastis melawan Arsenal,” tutup Allardyce.

READ MORE - Wenger: Dua Gol Blackburn Tidak Sah!

Hasrat Wigan Kubur Mimpi Chelsea

|
Manchester - Pelatih Wigan Athletic Roberto Martinez bertekad agar skuadnya tampil mati-matian di pertandingan terakhir demi mengubur mimpi Chelsea meraih gelar juara Liga Primer musim ini.

Anak asuh Martinez memastikan Hull City terdegradasi akhir musim nanti setelah bermain imbang 2-2 tadi malam dan akhir pekan ini bakal berkunjung ke Stamford Bridge untuk menjalani pekan ke-38 atau laga terakhir Liga Primer musim ini.

Klub berjuluk The Latics ini bermasalah dengan absennya kiper utama Chris Kirkland dan bek Titus Bramble. Meski begitu Martinez tetap berhasrat untuk mengganjal The Blues, sesuatu yang sangat dibutuhkan Manchester United.

“Kami kesana bukan demi Manchesetr United, kami bertanding untuk diri sendiri,” kata Martinez pada The Mirror.

“Saya bisa menjamin bahwa ada perasaan yakin di skuad ini bahwa kami sanggup melawan siapapun. Inilah senjata kami di pertandingan terakhir nanti. Kami tak pernah mengharapkan hasil imbang, kami selalu ingun menang,” ujarnya.

“Ini adalah tantangan unik untuk para pemain, terutama untuk pemain muda kami, karena seluruh dunia pasti menyaksikan partai ini,” ucap Martinez.

Kirkland absen karen amasih cedera jari dan bahu. Tempatnya akan diisi Vladimir Stojkovic. Sementara Bramble harus menjalani operasi terkait masalah angkel kaki kanannya yang semakin parah akibat sempat memaksakan bermain dalam kondisi cedera.

Kemenangan atas Wigan membuat Chelsea merengkuh gelar Liga Primer untuk pertama kalinya sejak 2006 lalu sekaligus mengakhiri rentetan tiga tahun masa jaya MU.

READ MORE - Hasrat Wigan Kubur Mimpi Chelsea

Miccoli Masih Ingin ke Piala Dunia

|
Turin - Penyerang Palermo Fabrizio Miccoli masih berhasrat tampil di Piala Dunia meski namanya tak tercantum dalam daftar skuad bayangan Italia yang dikeluarkan pelatih Marcelo Lippi kemarin.

Pemain 30 tahun ini terus berusaha meyakinkan Lippi dengan fokus di Seri A membawa The Sicilian lolos ke zona Liga Champions akhir musim nanti.

“Pertandingan lawan Sampdoria bakal menjadi laga terpenting umtuk Palermo,” ungkap Miccoli pada situs resmi klub.

“Ini akan jadi pertarungan yang hebat karena kedua tim akan merasakan tekanan tinggi,” tambahnya.

“Pertandingan tak akan berjalan mudah karena mereka akan menampilkan permainan seperti ketika mengalahkan Roma di Olimpico. Apapun bis aterjadi,” imbuh pemain yang pernah berkostum Juventus ini.

“Lawan Sampdoria juga menjadi salah satu pertandingan terpenting selama karir saya, dan saya ingin menjadi bagian dari sejarah Palermo karena membawa klub ini ke Liga Champions,” paparnya.

“Saat ini saya tak masuk dalam skuad bayangan Marcelo Lippi. Tapi saya masih berharap dan akan membuktikan bahwa saya layak dengan performa saya hingga musim ini berakhir,” tegas Miccoli.

“Mengecewakan saat tahu nama saya tak ada. Tapi apa yang bisa anda lakukan? Sekarang saya hanya berpikir tentang keluarga, klub, dan diri sendiri. Saya harap pemain yang berangkat ke Afrika Selatan adalah yang terbaik,” demikian Miccoli.

READ MORE - Miccoli Masih Ingin ke Piala Dunia

'Madrid Beruntung Punya Ronaldo'

|

Madrid - Akhir pekan lalu, Real Madrid harus bersusah payah untuk mempertahankan kans mereka dalam lomba menuju gelar juara. Dalam keadaan seperti itu, pelatih Madrid, Manuel Pellegrini, merasakan keberuntungan memiliki Cristiano Ronaldo.

Beginilah cerita yang terjadi di La Liga akhir pekan lalu: Barcelona yang tengah memimpin klasemen sukses menekuk Villarreal 4-1 pada hari Sabtu, membuat Madrid yang baru akan bertanding keesokan harinya berada dalam keadaan "wajib menang" atas Osasuna.

El Real memang kemudian menang atas Osasuna, yakni dengan skor 3-2, tetapi kemenangan tersebut tak diraih dengan mudah. Madrid sempat tertinggal 0-1 dan 1-2 sebelum akhirnya bisa mereguk tiga poin.

Adalah Ronaldo yang menjadi bintang dalam laga tersebut. Pemain asal Portugal itu dua kali mencetak gol, yang pertama untuk menyamakan skor menjadi 1-1 dan yang kedua untuk memastikan kemenangan Madrid. Maka, tak salah jika Pellegrini menyanjungnya tinggi-tinggi.

"Dia adalah pemain yang bisa membuat perbedaan dan kami beruntung memilikinya," ujar Pellegrini di ESPN Star.

"Saya pikir tim kami dalam kondisi yang bagus, terutama menyoal kondisi fisik. Ini adalah saat-saat vital dalam sebuah musim," lanjutnya lagi, kali ini sembari mengomentari kondisi tim secara keseluruhan.

Well, kalau Pellegrini merasa beruntung memiliki Ronaldo, maka ia juga patut mensyukuri dana besar yang dimiliki oleh Madrid. Sebab, harga untuk menggaetnya dari Manchester United juga tak murah; sebesar 80 juta poundsterling.

Tak salah juga jika Pellegrini menyebut, Madrid beruntung punya kekayaan melimpah.
READ MORE - 'Madrid Beruntung Punya Ronaldo'

Khawatirlah pada Dirimu Sendiri, Arsenal

|
Lancashire - Musim ini Arsenal banyak kehilangan poin saat bertandang. Hal ini membuat posisi mereka terancam oleh tim lain. Arsene Wenger mengatakan timnya harus khawatir pada diri sendiri.

Kekalahan tandang ketujuh diderita saat menghadapi Blackburn, Selasa (4/5/2010) dinihari WIB. Jumlah kekalahan ini adalah yang terburuk dari tiga musim terakhir, namun masih lebih baik daripada torehan The Gunners pada musim 2005/06 yakni sembilan kali kalah away.

"Saya yakin banyak tim menelan kekalahan. Saat ini, sejak kami sudah tidak bertarung memperebutkan apa-apa lagi, sesuatu yang hilang dari kami adalah keyakinan," demikian Wenger seperti dikutip dari situs resmi Arsenal.

"Kami sudah berusaha, namun Anda bisa melihat ada yang hilang, yaitu keyakinan untuk menggapai sesuatu. Itulah yang membuat kami kalah dalam dua pertandingan," kata bos Arsenal sejak 1996 itu.

Selain dari Blackburn, tim London Utara itu juga menelan kekalahan saat melawat ke markas Manchester United, Manchester City, Sunderland, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Wigan Athletic.

Kekalahan dari The Rovers adalah kali keempat secara berturut-turut tim Gudang Peluru gagal memetik poin penuh dalam empat partai terakhirnya di Liga Primer. Rinciannya adalah tiga kali kalah dan sekali imbang.

Hasil ini membuat posisi Arsenal di tangga ketiga klasemen sementara terancam digusur oleh Tottenham yang berselisih lima poin. Ada pun Spurs memiliki sisa pertandingan lebih banyak.

"Kami tak perlu khawatir tentang Tottenham atau Manchester City. Yang jelas kami harus khawatir terhadap kami sendiri dan kami harus mengakhrii musim ini dengan baik," tutup Wenger.
READ MORE - Khawatirlah pada Dirimu Sendiri, Arsenal

Wigan Siap Gagalkan Chelsea

|
Wigan - Berkat kemenangan atas Liverpool akhir pekan lalu, Chelsea selangkah lebih dekat menuju tahta juara Liga Inggris. Tetapi, The Blues patut berhati-hati kepada Wigan Athletic yang jadi lawan di pekan terakhir.

Wigan memang hanya menempati posisi 16 klasemen sementara, membuat Chelsea di atas kertas diunggulkan menang atas mereka. Namun, yang namanya sepakbola, tim kecil mengalahkan tim besar adalah hal yang lumrah terjadi.

Apalagi The Latics punya pengalaman menekuk Chelsea satu kali musim ini. Kala keduanya bertemu di DW Stadium September silam, Wigan sukses membekuk Frank Lampard cs. dengan skor 3-1.

Tak hanya itu, Wigan juga punya pengalaman membekuk tim Big Four musim ini. Mereka pernah menekuk Liverpool 1-0 dan Arsenal 2-1. Catatan inilah yang kemudian membuat pelatih Wigan, Roberto Martinez, yakin jika timnya bisa menaklukkan Chelsea.

"Kami pernah mengalahkan Chelsea satu kali musim ini plus Arsenal dan Liverpool, jadi kami sadar bahwa kami bisa saja menaklukkan tim mana pun," ujarnya seperti dilansir The Sun.

Kubu Manchester United tentu boleh jadi senang mendengar ucapan Martinez tersebut. Namun, sang manajer membantah jika tekad menundukkan Chelsea ini semata-mata dilakukan untuk "membantu" The Red Devils.

"Kami tak bermain untuk Manchester United, kami bermain atas nama Wigan Athletic dan sepakbola yang adil di mana pun."

"Ini adalah tantangan besar--itulah yang terjadi bagi tim mana saja yang harus datang ke Stamford Bridge ketika Chelsea butuh kemenangan untuk jadi juara. Tapi kami akan bersiap dan pergi ke sana dengan kemampuan terbaik kami," tandas Martinez.
READ MORE - Wigan Siap Gagalkan Chelsea

Inilah Skuad Italia di Piala Dunia Nanti

| Sunday, May 2, 2010
Roma – Pelatih tim nasoinal Italia Marcello Lippi mengumumkan 29 pemain yang masuk ke skuad Piala Dunia Afrika Selatan. Kejutan terjadi dengan tak tercantumnya beberapa nama.

Seperti dilaporkan Sky Sport, meski tampil cemerlang dalam beberapa minggu terakhir, striker Palermo dan Sampdoria Fabrizio Miccoli dan Antonio Cassano tak masuk list pemain yang berangkat Juni nanti. Hal yang sama dialami talenta muda bermasalah Inter Milan, Mario Balotelli.

Penyerang gaek Alesandro Del Piero yang tampil gemilang di beberapa laga terakhir Juventus dipastikan tak ikut, sementara beberapa rekan setimnya masuk daftar Lippi.

Mulai hari ini (3/5) hingga Rabu, para pemain terpilih dan Lippi bakal melakukan latihan bersama di Borgesiana, sebuah pusat olahraga di Roma.

Namun para pemain yang membela Roma dan Inter dipastikan tak ikut latihan ini karena pada Rabu malam kedua tim harus berlaga di final Copa Italia.

Dari 29 pemain tersebut, Lippi akan memangkasnya menjadi 23 sebelum batas waktu yang diberikan FIFA, 1 Juni mendatang.[van]

Inilah skuad Italia di Piala Dunia nanti:

Penjaga Gawang: Buffon, Marchetti, De Sanctis, Sirigu

Belakang: Bocchetti, Bonucci, F. Cannavaro, Cassani, Chiellini, Criscito, Grosso, Legrottaglie, Maggio, Zambrotta

Tengah: Camoranesi, Candreva, Cossu, Gattuso, Marchisio, Montolivo, Pepe, Palombo, Pirlo

Depan: Borriello, Di Natale, Gilardino, Pazzini, Iaquinta, Quagliarella

READ MORE - Inilah Skuad Italia di Piala Dunia Nanti

Cetak Gol Inter, Walter Samuel Malah Bingung

|
Roma – Walter Samuel masih belum percaya ketika dirinya membahaya pertahanan Inter Milan dengan naik ke atas, dan akhirnya mencetak gol pertama I Nerazzurri ke gawang Lazio.

Skuad Jose Mourinho menang 2-0, dan gol kedua Inter dikemas oleh gelandang Thiago Motta.

“Jujur, saya tidak tahu apa yang saya lakukan dengan naik ke atas, beruntung, semuanya berjalan dengan bagus bagi saya,” kata bek Argentina ini, kepada Inter Channel usai laga tersebut, seperti dilansir dari Goal.com.

“Wesley Sneijder mengirimkan umpan yang bagus dan saya mencetak gol dari umpan itu. Yang paling penting, kami menang dan tim senang dengan kemenangan ini,” imbuh mantan pemain Real Madrid ini.

“Masih ada dua pertandingan lagi hingga akhir musim dan kami harus tetap seperti ini,” tegasnya.

Walter juga dimintai komentarnya, apakah dia yakin, ini merupakan musim terbaiknya di Inter.

“Saya tidak tahu, tapi apa yang saya rasakan, saya merasa bagus, dan saya diinginkan di sini,” katanya.

“Tapi sekarang, saya hanya fokus berkonsentrasi apa yang ada di depan tim. Di musim sebelumnya, kami tampil bagus, tapi lolos ke final Liga Champions, membuatnya lebih spesial,” imbuh Walter.

“Rabu malam, akan menjadi laga yang ketat di Coppa Italia, Roma tampil bagus musim ini. Kami akan melakukan apa saja, agar kami bisa meraih gelar pertama,” tegasnya.[

READ MORE - Cetak Gol Inter, Walter Samuel Malah Bingung

Sir Alex: Gerrard Baik Sekali Sama Chelsea

|
Manchester - Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson meratapi blunder kapten Liverpool Steven Gerrard yang menjadi cikal bakal kemenangan Chelsea 0-2 di Anfield tadi malam.

Sebuah back pass buruk dilepaskan Gerrard yang hendak memberikan bola ke kiper Jose Reina tapi Drogba langsung menyabarnya dan penonton langsung bisa menebak apa yang terjadi meski bola belum masuk ke gawang, ya,1-0 untuk Chelsea.

Jika saja tak ada kesalahan itu, Chelsea kemungkinan gagal meraih poin penuh karena kedua tim terlihat berimbang sebelum gol ini terjadi. Setelah kejadian memalukan ini juga The Reds terlihat lesu.

Sir Alex tentu berharap Liverpool mampu mengganjal Chelsea agar timnya mampu meraih gelar Liga Primer ke 19 kalinya. Namun fakta berkata lain.

“Saya nonton pertandingannya. Ia (Gerrard) baik sekali. Itu adalah sebuah hadiah istimewa untuk Chelsea,” keluh Sir Alex pada The Sun.

Setelah pluit panjang di Anfield berbunyi, Sir Alex mampu membawa MU menang atas tuan rumah Sunderland. Hasil ini membuat mereka menjaga selisih satu poin dengan pemuncak klasemen yang dihuni John Terry cs.

Masih ada satu laga tersisa. MU butuh keajaiban jika ingin juara. Mereka harus menang lawan Stoke City dan berharap Chelsea ditahan imbang atau kalah dari Wigan minggu depan. Meski begitu, ia mengaku apapun bisa terjadi dalam sepak bola.

“Anda tak pernah tahu apa yang bakal terjadi. Sepak bola adalah permainan yang gila,” tuturnya.

“Manchester City memberi kami peluang untuk juara setelah mereka mampu mengalahkan Chelsea dua kali, Wigan adalah tetangga Chelsea,” ucap Sir Alex.

“Semua yang harus kami lakukan adalah menang lawan Stoke. Tentu saja, saya berharap Wigan membuat Chelsea terpeleset karena mereka kerap membuat kejutan dan mereka tim bagus. Yang jelas para pemain saya harus bisa menikmati partai terakhir dan memenangkannya,” tutupnya.

READ MORE - Sir Alex: Gerrard Baik Sekali Sama Chelsea

Zaccheroni: Juventus Tak Perlu Revolusi

|
Turin - Tiket Liga Champions musim depan tak didapat Juventus. Meski sepanjang musim ini performanya mengecewakan, Bianconeri disebut Alberto Zaccheroni tak perlu membuat banyak perubahan.

Hasil imbang yang didapat saat menyambangi Catania menutup peluang Juventus berlaga di Liga Champions musim depan. Dengan hanya ada dua pertandingan tersisa, Alessandro Del Piero cs tak mungkin mengejar poin Sampdoria yang kini unggul delapan angka di atasnya dan menjadi pemegang terakhir tiket ke kompetisi antarklub terbaik Eropa itu.

Kegagalan lolos ke Liga Champion adalah akumulasi dari buruknya penampilan Juventus di musim ini. Klub tersukses di Liga Italia itu tak punya daya saing dengan Inter Milan, AS Roma dan AC Milan. Itu belum ditambah kegagalan yang didapat di Liga Champions dan Europa League.

Saat ditanya soal wartawan soal nasib Juventus musim depan, Zaccheroni menyebut itu bukan tanggung jawabnya. Tapi dia meyakinkan kalau klub Kota Turin itu tak perlu melakukan perombakan besar-besaran.

"Kontrak saya akan habis pada 30 Juni, jadi itu adalah masalah klub. Tapi bisa saya katakan kalau klub ini tak butuh banyak perubahan. Tentu saja ada yang kurang, tapi itu masalah yang idhadapi semua tim, kecuali Inter. Saya percaya dengan pembangunan dari fondasi ke atas lalu melengkapi pondasi itu dengan pembentukan karakter," ungkap Zaccheroni di Football Italia.

Zaccheroni yang datang ke Juventus menggantikan Ciro Ferrara pada Januari lalu gagal memberi peningkatan prestasi buat klub tersebut. Setelah terdepak dari fase grup Liga Champions, langkah di Europa League dihentikan Fulham.

"Juve mengambil inisiatif hari ini dan bermain menghadapi lawan yang bagus, yang mengalahkan Palermo dan Inter di kandangnya. Mereka (Catania) termotivasi untuk mendapat poin untuk mengamankan posisi dan mereka mendapatkannya," pungkas mantan pelatih AC Milan itu.
READ MORE - Zaccheroni: Juventus Tak Perlu Revolusi

Walcott Merayu, Zamora Meragu

|
Jakarta - Theo Walcott terus berusaha merayu Fabio Capello supaya menyertakannya ke Piala Dunia. Hal sebaliknya terjadi pada Bobby Zamora yang ragu akan peluangnya masuk skuad timnas Inggris meski performanya di Fulham tengah ciamik.

Walcott memang salah satu andalan Capello di kualifikasi Piala Dunia lalu dan winger muda Arsenal ini sempat mencetak hat-trick saat membantai Kroasia 4-1 di kandangnya. Dengan cederanya David Beckham peluang Walcott jelas besar.

Apalagi dengan usia muda bermodalkan speed dan teknik di atas rata-rata, Walcott bisa jadi senjata rahasia di kala Wayne Rooney atau gelandang-gelandang senior Inggris buntu mencetak gol.

Sedikit gambaran positif di atas tak serta membuat Walcott jadi besar kepala. Ia justru ingin membuktikan kemampuan terbaiknya di dua sisa laga bersama The Gunners musim ini agar Capello benar-benar yakin membawanya ke Afrika Selatan untuk jadi pemain utama.

"Saya tidak banyak bermain musim ini dan saya merasa fresh. Kuharapkan saya bisa lebih banyak bermain supaya saya menjadi lebih baik dan saya akan ikut dalam skuad timnas Inggris," sahut Walcott di Sky Sports.

"Piala Dunia adalah mimpi terbesar setiap persepakbola, semuanya bermimpi soal momen 1966 (Inggris juara dunia) dan setidaknya saya tahu saya bisa melakukannya. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkannya tahun ini," ujarnya.

"Kami percaya dapat memenanginya dan melakukan segalanya untuk membawa Piala Dunia pulang di mana kami sudah lama tak meraihnya," tukas pemain yang disertakan Sven Goran Eriksson di PD 2006 namun tak pernah dimainkan.

Kini peluang boleh dibilang sudah ada di depan mata dan Walcott pun tinggal berusaha untuk meraihnya. Hal berbeda ditunjukkan Bobby Zamora yang pesimistis bisa masuk skuad Capello karena ketatnya persaingan di lini depan.

Sebut saja Capello menyimpan dua nama striker lokal terproduktif Liga Inggris Rooney dan Darren Bent. Tak hanya mereka, Zamora pun masih harus bertarung dengan nama lawas macam Petr Crouch, Emile Heskey, Gabriel Agbonlahor dan juga Carlton Cole.

Padahal kalau boleh menyimpulkan Zamora masih punya nilai lebih dibanding mereka terkecuali Rooney. Well, keberhasilan Fulham melaju ke final Europa League tak lepas dari peran Zamora yang menyumbang 21 gol dari 44 penampilannya bersama The Cottagers musim ini.

"Aku tidak pernah berpikir soal timnas Inggris. Kebanyakan striker timnas di Liga Primer ini sudah pernah bermain untuk negaranya dan mereka selangkah lebih maju daripadaku," ucap Zamora.

"Aku tidak pernah berkomunikasi dengan timnas Inggris lalu buat apa juga melakukannya. Ini bukan tergantung dariku. Aku tidak ingin meminta seseorang mengirim DVD berisi gol-golku kepada Fabio Capello," tuntas pemain yang belum pernah merasakan masuk 'Tim Tiga Singa Itu'.
READ MORE - Walcott Merayu, Zamora Meragu

Rekor 100% Chelsea Atas Big Four

|
Jakarta - Chelsea hingga kini belum sah jadi juara Premier League. Namun The Blues bisa jadi merupakan tim yang berhak mendapatkannya menyusul rekor 100% yang mereka raih atas anggota Big Four.

Chelsea memetik kemenangan penting saat melawat ke Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris. Terancam disalip Manchester United jika kalah di Anfield, 'Si Biru' justru memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 lewat gol Didier Drogba dan Frank Lampard.

Kemenangan tersebut mengantar Chelsea semakin dekat dengan gelar juara Liga Inggris. Dengan hanya satu pertandingan tersisa, The Blues unggul satu poin atas Manchester United yang menguntit di bawahnya.

Ada hal lain yang membuat Chelsea sangat pantas berbesar hati dan optimistis titel juara akan bisa didapat terkait laga kontra The Reds itu. Soalnya, kemenangan tersebut membuat The Blues mencatatkan rekor menjadi satu-satunya tim yang mampu memetik dua kemenangan atas seluruh anggota Big Four dalam satu musim sejak era Premier League dimulai tahun 1992 silam.

Rentetan kemenangan Chelsea atas tiga klub tradisional penghuni empat besar lainnya dimulai saat menang 2-0 ketika menjamu Liverpool di pekan delapan. Masih di Stamford Bridge, John Terry cs empat pekan berselang memetik kemenangan 1-0 saat menjamu The Red Devils.

Pada 29 November 2009, kemenangan besar dengan skor 3-0 diraih saat menghadapi Arsenal. Hebatnya hasil tersebut didapat Si Biru ketika melawat ke Emirates Stadium.

Pertemuan kedua Chelsea dengan Arsenal, di Stamford Brodge tak mengalami banyak perubahan karena anak didik Carlo Ancelotti kembali bisa memetik kemenangan 2-0.

Setelah menundukkan MU dengan 2-1 di Old Trafford pada 3 April lalu, Chelsea akhirnya benar-benar menyempurnakan musim atas The Big Four. Di Anfield, Minggu (2/5/2010), kemenangan dengan skor 2-0 berhasil didapat.

Rekor Chelsea vs Big Four
vs Liverpool (Kandang) W 2-0
vs Manchester United (K) W 1-0
vs Arsenal (Tandang) 3-0
vs Arsenal (K) 2-0
vs Manchester United (T) 2-1
vs Liverpool (T) 2-0
READ MORE - Rekor 100% Chelsea Atas Big Four

Sir Alex Ferguson banks on Liverpool pride

| Friday, April 30, 2010
Barclays Premier League
Venues: Anfield and Stadium of Light Date: Sunday, 2 May
Kick-offs: 1330 BST - Liverpool v Chelsea; 1600 BST - Sunderland v Man Utd
Coverage: BBC Sport website, BBC Radio 5 live, local radio and Sky Sports
Highlights: Match of the Day 2 at 2225 BST

Sir Alex Ferguson insists Liverpool will not "throw away history" by giving Chelsea the win to scupper Manchester United's Premier League title chances.

The Blues head to Anfield one point clear of United, who visit Sunderland bidding to overhaul the record of 18 English titles they hold with the Reds.

With two games to go, United boss Ferguson said: "They've been in 11 European finals and won 18 titles.

"Great clubs don't throw traditions away for one game. The fans know that."

The 68-year-old Scot added: "Do you think the fans want to go home saying their players capitulated and they didn't try and thinking it wouldn't happen again?"

Liverpool have endured a difficult season, which took a further downturn when they suffered a Europa League semi-final defeat at the hands of Atletico Madrid on Thursday, going out on away goals after Diego Forlan's extra-time strike.

I don't care what Manchester United will do. I will play to win on Sunday because I want to make sure we can get those three points and still have a chance of fourth place

Jose Reina

However, with Ferguson's side facing Sunderland at the Stadium of Light two hours later, the Scot is hopeful that Liverpool's proud history and their professionalism will ensure they perform against Chelsea.

The Merseysiders themselves are battling for fourth place which comes with the chance to play in the lucrative Champions League but Rafael Benitez's Reds are seventh, two points behind fourth-place Tottenham having played one game more.

"It is difficult to say how Liverpool's players will feel," reflected Ferguson, who could have 34-goal striker Wayne Rooney and defender Rio Ferdinand available again after recent injuries. "It is Rafa's job to prepare his players.

"The way we lost to Bayern Munich [in the Champions League] gave me a difficult job to raise players but you have to do it. That is your job.

"It took me a couple of days to get over it. But you can't wallow in pity.


ALAN HANSEN COLUMN
Talk of Liverpool laying down and allowing Chelsea a win is nonsense

"I would totally agree that we would have preferred last night's game to finish in 90 minutes and I have always said teams don't get the proper help when they are in Europe.

"Having to play Sunday lunchtime after a Thursday game is not fair but it happens time and again when we see repeatedly teams abroad being allowed to bring games forward to suit their programme. That is a fact.

"They say there is congestion but it is not that big you can't help a team by one day or a few hours.

"We have all had to cope with it over the years. You depend on the great resilience of the English player."

This weekend's fixture situation bears similarities to 1995, when on the last day of the season United headed to West Ham knowing it would take a victory at Upton Park and a Liverpool win over Blackburn at Anfield to give them the title.


I think that Sunderland will do their best to beat United and Liverpool will do the same against us

Chelsea boss Carlo Ancelotti

United's failure to beat the Hammers 15 years ago made Liverpool's victory over Blackburn that day redundant.

But Ferguson is hoping Benitez's side can emulate their predecessors to aid the Red Devils in their quest to claim a record 19th league title by sealing an historic fourth in succession.

"We were depending on Liverpool producing - and they did," recalled Ferguson.

"You have to earn a right to win the title. Okay, there were a lot of English players in their team that day and they understood the history of Liverpool FC.

"But I don't think there has been such a swing that the current players do not understand the history of Liverpool."

Liverpool goalkeeper Jose Reina has bristled at the suggestion he and his team-mates would be going for anything other than a victory against Chelsea.

"I don't play for them," Spaniard Reina said. "I play for my team and my supporters.

"I don't care what Manchester United will do. I will play to win on Sunday because I want to make sure we can get those three points and still have a chance of fourth place.

"We are playing at home and we never play for a draw or defeat. We will try to deliver a last home win of the season."


606: DEBATE
I think Liverpool will go to win the game. For one they need the points themselves and secondly they can always say that they won the league for United

Owen 007

While Liverpool can be expected to provide stern opposition as Chelsea target another three points, Blues boss Carlo Ancelotti was unfazed by suggestions that Sunderland - managed by former United captain Steve Bruce - may not provide Ferguson's men with the toughest of challenges.

"I think that Sunderland will do their best to beat United and Liverpool will do the same against us," Ancelotti said.

"Every team has respect for this Premier League and every team has to do their best until the end of the matches.

"We have to pay attention because Liverpool are a strong team and it's very difficult to win at Anfield, but we have to try. We need to have three more points after Sunday.

"With two victories we can be champions, so we have to focus on our game and not think about Sunderland's result."
READ MORE - Sir Alex Ferguson banks on Liverpool pride

Extra practice for Chelsea despite a magnificent 7

|
Chelsea aren't leaving anything to chance ahead of Sunday's crucial trip to Anfield. The team that scored seven against Stoke last weekend had extra shooting practice this week as they prepare for the match which could decide the fate of the Premier League title race.

At least Didier Drogba thinks so. The Ivory Coast striker - who's duelling with Wayne Rooney for the Golden Boot award - agreed to talk to Sportsworld between shooting practice and further treatment on his hernia problem. He was digesting the front page of the newspaper when I came into the room, but having brought him up to speed on Gordon Brown's encounter with Gillian Duffy, and warned him that the microphone was now live, he told me how this season has been the best of his career.

"I've been here for six years and many things have been said in the last six years - including by me. But I'm here, I'm scoring goals, creating some assists and I think this is the best season of my career. It's nice to be in the same place for many years. For me and for my kids, it's important to have some stability. I feel good here."

One of the reasons he signed a further three year contract with Chelsea last August is the memory of having to leave the Ivory Coast's capital Abidjan, and his parents, at the age of just 5 to start a new life with his uncle in France. He's thrived in Carlo Ancelotti's first season at Stamford Bridge - scoring 32 goals in a Chelsea side which has rattled in 93 in the Premier League alone.

"When (Ancelotti) was in Milan, they were playing attacking football and always playing with 2 or 4 attacking players. They used to play well. I think he's one of the guys who changed the mentality in Italy: to play forward and score more goals."

There will be no surgery on Drogba's troublesome hernia this side of the World Cup Finals. He's not playing pain free, but assures fans in the Ivory Coast that he will not be held back by injury when the team come up against Brazil, Portugal and North Korea in Group G.

"I will be able to play at my best. It's sometimes painful, but I don't see any player at this stage of the season who's playing pain free, who's not tired or something like that. This is not a big big big deal. It's sometimes painful, but it's not a big big big problem which is why I will wait until the end of the World Cup to do the surgery. I'm not even worried about it."

He is, though, worried about the "scandalous" statistic that an African child dies of malaria every thirty seconds. Drogba, Chelsea, and their official international charity partner Right To Play are supporting the United Against Malaria campaign, which aims to encourage families to sleep under nets to beat the disease by the time of the next World Cup in Brazil. Drogba, Michael Essien and Haile Gebrselassie are some of the stars who will be featured on information cards that will be given out alongside the nets.

"It is scandalous" Drogba told me, "and something that has been there for years and years, so the fact that the World Cup is in Africa this year is a big opportunity to call people and say look this is what is happening in Africa, this is what is killing kids. This is a really easy problem to solve. When you speak about malaria, people think it's like HIV, but it's very easy to fight: you need a net, just a net, and then you are OK."

You can hear the whole interview with Didier Drogba on Sportsworld this Saturday from 14 hours GMT, and then you can give me your reaction on Sportsworld Have Your Say from 1730. Will Chelsea's inconsistent away form cost them the title at Anfield on Sunday? And if you are in the Ivory Coast, are you confident that Drogba will be at his best come the World Cup Finals?
READ MORE - Extra practice for Chelsea despite a magnificent 7

Liverpool coach Borrell says academy 'was unacceptable'

|
Borrell, who came with Jose Segura from Barcelona, believes it could take another two years before a player breaks through into the first team.

"The reality of what we found here was unacceptable," Borrell told BBC Sport.

The likes of Jamie Carragher, Steven Gerrard, Robbie Fowler and Michael Owen all came through the Liverpool ranks.

But since that crop of talented youngsters, the Liverpool academy has struggled to develop a regular supply of players ready for the demands of the Premier League and European football.

Striker Neil Mellor featured intermittently under Liverpool boss Rafael Benitez before being released to Preston, while full-back Stephen Warnock has gone on to play for England since leaving the Reds for Blackburn and then Aston Villa.

This season, Jay Spearing, Martin Kelly and Daniel Pacheco have been limited to occasional forays off the bench.

Benitez - who has signed highly rated Charlton midfielder Jonjo Shelvey, 18, and 15-year-old England youth international Raheem Sterling from QPR recently - says the club have a long-term plan to bring "British players with passion" to the club.
Jonjo Shelvey
Liverpool signed 18-year-old Shelvey from League One side Charlton

"(We want) players who you can feel what playing for Liverpool means to them," said Benitez,

"Shelvey is one of these and we have two or three names ready so we will try to do the best for the club.

"I was trying to sign Gareth Barry before and Glen Johnson was the same idea - we have this long-term plan in place and we will try to follow the plan."

Benitez has expressed his frustration at the lack of talent coming through and moves to restructure the youth structure began when former Liverpool winger Steve Heighway stepped down as academy coach in April 2007.

The club created a new position of academy technical manager, a post initially taken by former Ajax player Piet Hamberg before he was replaced by Segura in May 2009.

Borrell, who joined at the same time to coach the under-18s, said they have been working hard to introduce the practices that functioned to great effect at Barcelona's academy, which produced seven of the team who beat Manchester United in last year's Champions League final.

"The under-18s had no centre forward, no balance. They had no tactical level, no understanding of the game," said Borrell, who spent 13 years at Barcelona, where he worked with Cesc Fabregas and Lionel Messi.

"We are working hard, but you can't change things overnight.

"I think we have made a lot of progress over eight months, but we need to improve a lot more to get more players into the first team.



"I think if we keep working hard maybe in two years somebody can appear in the first team."

Liverpool's academy features players from Hungary, Iceland, Czech Republic, Denmark, Germany, Spain, Portugal and Australia, but Borrell says the priority is to produce English players.

"When I arrived the first thing Rafa told me was that the biggest interest is to try to develop English players," he said.

"I agree - the best players to defend the Barca shirt are Catalan players, the best players to defend the Liverpool shirt are English players.

"The rest of the players who are not English, they must be massive, massive quality.

"We have to fight to make English players arrive. If in two or three years one of our players does make the first team, I think he will be English."
READ MORE - Liverpool coach Borrell says academy 'was unacceptable'