Wenger: Dua Gol Blackburn Tidak Sah!

| Monday, May 3, 2010

London – Pelatih Arsenal Arsene Wenger menolak anggapan bahwa dirinya menyalahkan kiper mudanya Lukasz Fabianski dan merasa dua gol Balckburn patut dipertanyakan usai timnya kalah 1-2 dari Blackburn Rovers tadi malam (WIB).

Gol kemenangan tuan rumah yang dicetak Christopher Samba adalah hasil blunder kiper tim reserve tersebut. Fabianski tak memotong bola hasil sepak pojok padahal bola mengarah tepat sekitar tempatnya berdiri.

Setelah pertandingan, Wenger terlihat kesal dengan Fabianski namun saat jumpa pers ia mengklaim tak marah dengan Fabianski. Pelatih asal Prancis ini mengaku enggan mengkritik Fabianski karena menurutnya set pieces Blackburn patut dipertanyakan.

“Secara keseluruhan kami memainkan sepak bola yang jelek di pertandingan tadi. Setelah sempat unggul 0-1 kami kesulitan hingga gagal menggandakan keunggulan,” kata Wenger pada SkySports.

“Kami punya beberapa peluang, dan tentu saja saya yakin dua gol mereka tidak sah,” keluh Wenger.

“Tujuan utama mereka ketika sepak pojok adalah menghentikan pergerakan kiper kami, bukan mencari bola. Inilah yang terjadi pada dua gol mereka,” lanjutnya.

Sementara itu pelatih Blackburn Sam Allardyce mengaku bangga dengan skuadnya karena mereka mampu menembus sepuluh besar Liga Primer meski musim belum berakhir.

“15 menit pertama semua tampak sangat sulit. Kami tak bisa mengendalikan permainan dan strategi yang diterapkan tak berjalan dengan baik,” papar Allardyce.

“Tapi perlahan kami bangkit dengan pasti dan bisa mengendalikan permainan, menggulirkan bola ke zoba pertahanan Arsenal dengan cepat,” tegasnya.

“Kami tahu kelemahan mereka, yaitu kiper mereka. Fabianki sering telat bereaksi jika ada umpan silang melambung. Jadi kami lakukan hal tersebut dan akhirnya jadilah dua gol untuk kami,” ucapnya.

“Siapapun yang memenangkan pertandingan pasti senang, terlebih ini adalah partai kandang terakhir kami musim ini, berakhir dengan kemenangan fantastis melawan Arsenal,” tutup Allardyce.

0 comments:

Post a Comment