Barcelona harus menang setidaknya dengan dua gol tanpa balas setelah tertinggal 1-3 di leg pertama dari Inter.
Goal.com melansir, para pemain Inter Milan dibuat tak bisa tidur nyenyak setelah sekitar 50 pendukung Barcelona berkumpul membuat kegaduhan dengan memukul drum, membunyikan terompet dan menyalakan petasan sambil bernyanyi-nyanyi hingga pukul tiga pagi di depan Hotel Don Juan Carlos I, tempat punggawa Nerazzurri menginap.
Dua orang petugas kepolisian Spanyol yang bertugas di luar hotel tidak melakukan tindakan apapun dengan alasan menunggu perintah. Kumpulan pembuat onar itu akhirnya berhasil diusir petugas keamanan yang disewa Inter.
Namun usaha fans Barca tersebut sepertinya sia-sia, karena menurut salah satu sumber, para pemain Inter Milan tetap tidur dengan nyenyak dan tidak menyadari adanya kegaduhan.
Juara bertahan Liga Champions itu memang melancarkan aksi agresif sejak kalah 3-1 di Giuseppe Meazza pekan lalu, mengumpulkan dukungan melalui kaos, video dan bahkan menurunkan langsung para pemain untuk merebut simpati penggemar.
Selasa waktu setempat, mobil yang ditumpangi pelatih Inter, Jose Mourinho diserang suporter Barca sebelum akhirnya berhasil diamankan polisi, sementara para pemain Inter disambut cemoohan di pintu bandara.
0 comments:
Post a Comment