Demi Keluarga, John Ruiz Gantung Sarung Tinju

| Monday, April 26, 2010
Jakarta - Mantan pemegang sabuk juara kelas berat WBA, John Ruiz memutuskan untuk gantung sarung tinju. Petinju 38 tahun itu mengaku ingin lebih berkonsentrasi dengan keluarganya.

Setelah 18 tahun berkarir di dunia tinju, Ruiz memutuskan akhirnya berhenti. Pertarungan dengan David Haye pada 3 April lalu merupakan aksinya yang terakhir di atas ring tinju.

Kendati di dalam duel tersebut Ruiz kalah dan gagal merebut sabuk WBA dari Haye, namun pria berdarah Puerto Riko tersebut mengaku bangga dengan apa yang telah ia capai. Sepanjang karirnya, petinju yang kini berusia 38 tahun itu memiliki rekor bertanding 44-9-1-1 (30 KO).

"Saya telah memiliki sebuah karir yang hebat tapi ini saatnya bagi saya untuk mengubah halaman dan memulai sebuah bab baru dalam hidup saya," ujar petinju yang dijuluki The Quietman itu kepada Sky Sports.

"Sedih memang karena di duel terakhir saya kalah, namun itulah tinju. Saya tetap bangga dengan apa yang telah saya capai dengan dua juara dunia, 12 kejuaraan and menjadi orang Latin pertama yang jadi juara dunia kelas berat."

"Saya bertarung dengan siapapun yang naik ke atas ring dengan saya dan tidak pernah meremehkan siapapun. Sekarang saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga," imbuhnya.

Ruiz memperoleh sabuk juara WBA yang pertama ketika mengalahkan Evander Holyfield pada 2001. Ia berhasil mempertahankannya ketika melawan Holyfield di tahun yang sama dan Kirk Johnson sebelum akhirya kalah menghadapi Roy Jones Jr pada 2003.

Jones lantas meninggalkan sabuknya tanpa membuat pertahanan yang kemudian direbut kembali oleh Ruiz setelah mengalahkan Hasim Rahman. Kemudian ia mempertahankan sabuk tersebut setelah menang dari Fres Oquendo pada 2004 sebelum kalah dari Nikolay Valuev delapan bulan kemudian.

0 comments:

Post a Comment